Atur Lalu Lintas, Polisi Ditusuk Pengidap Gangguan Jiwa

Ilustrasi garis polisi. (polri.go.id)
08 Juni 2019 15:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, PANDEGLANG -- Polisi menangkap seorang pelaku penganiayaan terhadap anggota Polsek Mandalawangi, Pandeglang, yang sedang bertugas dalam pengamanan Lebaran pada Jumat (7/6/2019) lalu. Pelaku menusuk pipi korban saat mengatur lalu lintas.

Kapolres Pandelang, AKBP Indra Lutrianto Amstono, di Pandeglang, Banten, Sabtu (8/6/2019), mengatakan salah satu personel Polsek Mandalawangi Brigadir Toama Sugara menjadi korban penusukan oleh tersangka DM. Korban merupakan anggota polsek Mandalawangi yang sedang bertugas pengamanan aktivitas masyarakat yang akan berwisata ke Anyer .

"Tersangka DM telah melakukan penusukan kepada satu anggota personel Polsek Mendalawangi yang sedang bertugas sebagai pengamanan jalur wisata dalam operasi ketupat, pada Jumat [7/6/19] sekitar pukul 16.30 WIB," kata Indra.

Tersangka DM, 34, kata Indra, merupakan warga Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang. Tersangka sudah ditangkap petugas untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

"Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara [TKP], tepatnya di Pertigaan Kadu Maria, Kampung Sawah, Desa Cikoneng, Kabupaten Pandeglang, serta telah meminta keterangan saksi. Dan DM telah diamankan berikut barang buktinya sebuah pisau dapur yang dia bawa dari rumahnya," tutur Indra.

Dalam melakukan aksinya, pelaku tiba-tiba menghampiri korban dari sebelah kanan. Saat itu korban sedang berdiri di pinggir jalan untuk mengatur lalu lintas kendaraan masyarakat yang akan menuju objek wisata. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau yang terselip di pinggangnya dan menusuk pipi korban di sebelah kanan. Setelah melakukan tusukan, pelaku langsung kabur.

Korban sempat berteriak karena di tusuk dan terjatuh di jalan dan sempat melakukan upaya pengejaran. Korban kemudian ditolong masyarakat sekitar sedangkan warga lainnya mengejar pelaku.

Pelaku yang kabur, sambil memegang pisau ke arah warga, memaksa korban untuk memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, tapi pelaku tetap saja kabur. Demi menghindari jatuhnya korban lain, maka polisi melumpuhkan pelaku dengan tembakan dibagian paha.

"Untuk kondisi korban anggota kepolisian sudah kita rujuk ke Rumah Sakit Berkah Pandeglang berikut pelaku untuk dirawat, dan saat ini sedang dalam perawatan yang Intensif," ujarnya.

Kapolres Pandeglang menjelaskan berdasarkan keterangan orang tua dan keluarga pelaku saat rumah mereka digeledah, pelaku mengidap gangguan jiwa selama lima tahun terakhir dan sedang dalam pengobatan atau rawat jalan. Menurut dokter di Puskesmas Mendalawangi, selama berobat jalan, pelaku diberi obat namun tak kunjung diminum.

"Ya, tersangka diduga ada gangguan jiwa. Orang tua dan keluarga telah meminta maaf atas kelakuan anaknya yang telah menusuk anggota Polri yang sedang bertugas melayani masyarakat untuk arus lalu lintas menuju ke objek wisata {antai Anyer dan Carita," ucapnya.

Kepolisian pun melakukan langkah-langkah edukatif kepada pihak keluarga agar memahami duduk persoalan serta ikut mendoakan kesembuhan korban dan pelaku. "Yang jelas kita akan tetap melakukan penyelidikan dan tetap mendalami motif lain si pelaku," tegasnya.

Sumber : Antara

Kolom 5 hours ago

Fisika di SMK