Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Bikin Bom Sendiri di Rumahnya

Aktivitas penjagaan di rumah pelaku bom Pospam Kartasura, Rofik Ansharudin (RA), 22, di Dusun Kranggan, Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
05 Juni 2019 18:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku bom bunuh diri di Pos Polisi Kartasura, Sukoharjo, Rofik Asharudin, membuat sendiri bom yang kemudian dia ledakkan sendiri.

Namun, bom itu tidak sempurna sehingga berdaya ledak rendah. Hal itu bisa dilihat dari kondisi Rofik yang hanya terluka.

"Ini kan tidak meledak besar, kemudian dia terluka, masih bisa hidup. Kalau dia profesional, ledakannya pasti akan besar kemudian yang bersangkutan bisa hancur badannya. Pengalaman selama ini begitu," ujar Kapolri seperti dikutip detikcom, Rabu (5/6/2019).

Kapolri menambahkan Rofik belajar sendiri bagaimana cara membuat bom. "[Terpapar paham ISIS] Mungkin oleh Internet atau ikut kegiatan umum, setelah itu dia terinspirasi sendiri, berbaiat sendiri, melakukan operasi sendiri, membuat bom sendiri," kata Tito.

Tito menjelaskan jaringan teror ada dua macam yakni terstruktur dan lone wolf. Sementara ini, kesimpulan polisi sudah mendekati 90 persen bahwa Rofik adalah lone wolf. Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk akan meminta keterangan pelaku.

"Kami sudah lihat dasarnya apa, yang pertama tersangka masih hidup jadi bisa di-interview, kapan dia terpapar radikal, terorisme maksud saya, dari Internet, social media," ucapnya.

Fakta bahwa Rofik membuat sendiri bom tersebut diperkuat bukti adanya bahan-bahan untuk membuat bom yang ditemukan di rumahnya.

"Di rumahnya ditemukan bahan-bahan pembuatan bom dan alat untuk membuat bom, itu dia belajar dari Internet melalui handphone, kemudian dia membeli juga, semua dia beli sendiri. Sudah kita bisa buktikan bahan-bahannya memang mudah dicari, kemudian bomnya dilihat itu tidak sempurna. Kalau dia sempurna pasti dia meledak besar," paparnya.



Sumber : Detikcom