Kesaksian Tetangga: Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Berubah Sejak Tinggalkan Kranggan

Terduga pelaku bom bunuh diri Pospam Kartasura. (Istimewa)
04 Juni 2019 05:00 WIB Rudi Hartono/Jafar Sodiq Nasional Share :

Solopos.com, SOLO - Ledakan diduga bom bunuh diri mengguncang Pos Pantau Pos Pengamanan (Pospam) Kartasura, Sukoharjo, Senin (3/6/2019), malam sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku diduga bernama Rofik Asrudin seorang warga Dusun Kranggan RT 001/RW 002, Wirogunan, Kartasura.

Rumah Rofik berlokasi sekitar 500 meter dari Pospam Kartasura. Laporan wartawan Solopos.com, Rudi Hartono, saat ditunjukkan foto seorang laki-laki terduga pelaku dalam kondisi luka yang beredar di media sosial. Warga membenarkan bahwa lelaki itu bernama Rofik salah satu warganya.

Rofik berusia 20-21 tahun yang sehari-hari tertutup sekali. "Keluarga punya hajatan saja dia tidak membantu," ujarnya.

Warga saksikan penggeldahan Densus 88 di kawasan Kranggan, Kartasura. (Solopos-M-Ferri Setiawan)

Foto: Warga saksikan penggeldahan Densus 88 di kawasan Kranggan, Kartasura. (Solopos-M-Ferri Setiawan)

Warga tidak menyangka Rofik jadi terduga pelaku bom bunuh diri. Tumirin, 50, salah satu warga mengatakan Rofik merupakan warga Kranggan RT 001/RW 002, Wirogunan, Kartasura.  Tumirin mengaku tak tahu pekerjaan Rofik lantaram sosoknya yang sangat tertutup. Warga lain bilang Rofik menganggur.

Sekitar dua tahun silam, Rofik pernah pergi dari rumah selama tiga bulan dan sepulangnya dia seperti punya kepribadian lain. "Sebelum pergi, dia masih sosialisasi," kata Tumirin.

Dari informasi yang diterima wartawan Solopos.com, Rudi Hartono, Rofik Asharudin lahir di Sukoharjo, 1 Desember 1997 (22 tahun). Rofik adalah putra kedua dari pasangan Muhtadi dan Sukinem.

Kolom 6 hours ago

Delusi Tiongkok