Tiket Pesawat Mahal, Jokowi Sarankan Maskapai Asing Ikut Kompetisi

Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi (kanan) menyampaikan pernyataan mengenai kecelakaan KM Sinar Bangun di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/6 - 2018). (Antara/Desca Lidya Natalia)
04 Juni 2019 02:10 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Mahalnya tiket pesawat yang sudah lama menjadi perbincangan masyarakat Indonesia disebut karena kurangnya kompetisi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa pemberian kesempatan terhadap maskapai asing pun sesuai saran Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Beberapa hari lalu pak presiden beri saran bahwa berilah kemungkinan satu kompetisi yang lebih baik, kompetisi bisa terjadi apabila penerbangan asing ikut dalam ini," kata Budi di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, dilansir Antara, Senin (3/6/2019).

Meski saran Kepala Negara untuk melibatkan maskapai asing bersaing demi menekan mahalnya harga tiket pesawat, Budi Karya mengaku akan mengkajinya terlebih dahulu. "Oleh karenanya kita akan pelajari dan asasnya untuk diperhatikan," ujar dia.

Budi mengungkapkan, tidak bisa menurunkan harga tiket pesawat begitu saja. Sebagai Menteri Perhubungan dirinya hanya bisa mengatur harga melalui tarif batas atas dan batas bawah. 

"Ya harga tiket terjadi beberapa yang kurang bisa ditolerir, saya selaku menteri bukan yang memiliki kewenangan untuk mengatur tiket ya, kami hanya tentukan batas atas batas bawah," ungkap dia.

Sumber : Antara

Kolom 7 hours ago

Delusi Tiongkok