Sejarah Hari Ini: 31 Mei 1293, Mongol Takluk di Surabaya

Diagram Surya Majapahit menampilkan tata letak para dewa Hindu di sembilan arah penjuru utama mata angin. (Wikimedia.org)
31 Mei 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 31 Mei 1293, pasukan Singasari pimpinan Raden Wijaya—orang yang kelak menjadi raja Majapahit—berhasil mengalahkan pasukan Mongol di wilayah yang kini dikenal sebagai Kota Surabaya. Hari kemenangan itu kini dijadikan sebagai hari jadi Kota Surabaya.

Kemenangan Singasari atas Mongol merupakan salah satu dari sekian peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada 31 Mei. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 31 Mei:

1293
Pasukan Singasari pimpinan Raden Wijaya—orang yang kelak menjadi raja Majapahit—berhasil mengalahkan pasukan Mongol di wilayah yang kini dikenal sebagai Kota Surabaya. Hari kemenangan itu kini dijadikan sebagai hari jadi Kota Surabaya.

1910
Pemerintah Kerjaan Britania Raya membentuk Uni Afrika Selatan dengan menggabungkan Transvaal, Cape Colony, Koloni Natal dan Orange River Colony. Pada 31 Mei 1961, Uni Afrika Selatan diubah menjadi Republik Afrika Selatan.

Kapal pesiar RMS Titanic. (Wikimedia.org)
1911
Kapal pesiar RMS Titanic diluncurkan di Belfast, Irlandia Utara. Kapal tesebut dibuat dengan menghabiskan dana senilai 1,5 juta poundsterling. RMS Titanic kemudian berlayar dari Inggris menuju Amerika Serikat pada 10 April 1912, namun tenggelam di Samudera Atlantik lima hari kemudian setelah menabrak gunung es.

1916
Pertempuran antara pasukan Jerman dan pasukan Inggris meletus di Laut Utara dekat Denmark. Salah satu pertempuran di masa Perang Dunia I itu berlangsung selema dua hari dan kini dikenang dengan istilah Pertempuran Jutland. Akibat pertempuran itu, sebanyak 2.551 tentara Jerman tewas dan 6.094 tentara Inggris juga meregang nyawa.

1924
Melalui sebuah perjanjian, Pemerintah Uni Soviet mengakui wilayah Mongolia sebagai bagian dari Tiongkok. Melalui perjanjian itu pula, Uni Soviet berjanji tak akan mengusik wilayah Mongolia.

1935
Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang wilayah Quetta yang kini menjadi wilayah kekuasaan Pakistan. Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 40.000 orang.

1942
Pasukan Jepang menyerang pelabuhan di Sydney, New South Wales, Australia menggunakan kapal selam. Serangan itu berlangsung selama delapan hari. Tak begitu jelas siapa pemenang dalam salah satu pertempuran di masa Perang Dunia II itu.

1970
Gempa bumi 7,9 skala richter melanda wilayah negara Peru. Gempa bumi tersebut juga menyebabkan tanah longsor yang mengubur wilayah Yungay, Peru. Akibatnya, sekitar 66.794 hingga 70.000 orang tewas dan 50.000 lainnya luka-luka.

Marco Reus. (Bundesliga.com)
1989
Marco Reus lahir di Dortmund, Jerman Barat. Namanya kini dikenal sebagai pemain sepak bola yang membela klub di tanah kelahirannya, Borussia Dortmund. Sejak bergabung dengan Borussia Dortmund pada 2012 silam.

2017
Serangan bom bunuh diri mendera kawasan dekat Kedutaan Besar Jerman di Kabul, Afganistan. Peristwa itu menewaskan sedikitnya 90 orang dan melukai 463 orang lainnya. Kelompok Haqqani dituding sebagai otak di balik serangan tersebut.