Sejarah Hari Ini: 23 Mei 1915, Italia Ikut Perang Dunia I

Tentara Italia dalam Perang Dunia I. (Wikimedia.org)
23 Mei 2019 00:50 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Italia secara resmi bergabung dengan Sekutu dalam Perang Dunia I, 23 Mei 1915. Keputusan Italia itu diambil setelah bubarnya Aliansi Tiga yang beranggotakan Italia, Jerman, dan Austria-Hungaria.

Keikutsertaan Italia dalam Perang Dunia I merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 23 Mei dan layak dikenang dunia. Berikut ini, Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 23 Mei:

Jeanne d'Arc. (Wikimedia.org)
1430
Seorang wanita petinggi militer Prancis yang namanya kemudian dikenal sebagai salah satu santa, Jeanne d'Arc, ditangkap tentara Burgundi kala mempertahankan Compiegne di Prancis dari serangan Burgundi. Jeanne lantas dieksekusi mati pada 30 Mei 1431.

1568
Kelompok pemberontak Belanda pimpinan Louis dari Nassau, mengalahkan tentara loyalis Kekaisaran Spanyol yang kala itu menjadi penguasa di Belanda. Peristiwa itu memicu Perang Delapan Puluh Tahun yang berakhir dengan merdekanya Belanda dari Kekaisaran Spanyol.

1915
Italia secara resmi bergabung dengan Sekutu dalam Perang Dunia I menyusul bubarnya Aliansi Tiga yang beranggotakan Italia, Jerman, dan Austria-Hungaria. Bergabungnya Italia dengan Sekutu itu juga sesuai dengan Perjanjian London yang ditandatangani sebulan sebelumnya.

1941
Pasukan Blok Poros mengklaim telah menenggelamkan semua kapal perang milik Inggris yang berada di Laut Tengah. Kejadian yang diklaim Blok Poros itu merupakan bencana terbesar terhadap kapal perang semasa Perang Dunia II.

1945
Pemerintahan Flensburg yang didirikan sebagai pemerintah darurat setelah kalahnya Nazi Jerman dalam Perang Dunia II dibubarkan pasukan Sekutu. Semua anggotanya ditangkap dan dipenjara. Sebelum dibubarkan, Pemerintahan Flensburg dipimpin Karl Donitz sebagai presidennya.

1945
Menyusul kekalahan Jerman pada Perang Dunia II, orang kepercayaan Adolf Hitler sekaligus pemimpin organisasi keamanan dan militer Jerman, Heinrich Himmler, bunuh diri di dalam penjara saat menjadi tahanan militer Sekutu. Ia bunuh diri dengan meminum racun yang telah ia bawa sebelum tertangkap.

1951
Tujuh Belas Butir Perjanjian Pembebasan Damai Negara Tibet ditandatangani perwakilan rakyat Tibet untuk memberi wewenang kepada Tiongkok mendirikan pemerintahan di Tibet. Meski ditandatangai para perwakilan yang mengatasnamakan rakyat, pemerintah Tibet tak pernah menyutujui perjanjian tersebut.

1981
Suriah mengeluarkan ancaman kepada Israel untuk tidak menyerang Suriah dan Lebanon. Suriah mengancam akan mendeklarasikan perang yang akan memicu perang skala besar di Timur Tengah.

Masjid Noor, salah satu tempat yang terkait dengan peristiwa Kerusuhan Banjarmasin 23 Mei 1997. (Wikimedia.org)
1997
Kerusuhan meletus di Banjarmasin, Kalimantan Selatan saat Partai Golkar menggelar kampanye hari terakhir menjelang pemilu 1997. Kejadian yang kemudian dikenang sebagai Jumat Kelabu itu diyakini memnewaskan banyak orang. Namun karena ketertutupan pemerintah, tidak ada laporan yang akurasinya bisa dipercaya penuh mengenai kejadian di lapangan pada waktu itu.

2016
ISIS melancarkan delapan serangan bom di kota-kota tepi pantai Suriah dan satu serangan di Kota Aden, Yaman. Serangan yang dilakukan tentara ISIS di Suriah itu menewaskan sedikitnya 184 orang dan melukai 200 lainnya, sedangkan serangan di Yaman menewaskan 45 orang.