Partai Demokrat Pastikan Tidak Terlibat Demo 22 Mei

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada media mengenai pertemuan yang kembali dilakukan Prabowo Subianto dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di rumah SBY, Jakarta, Kamis (9/8 - 2018). (Antara / Muhammad Adimaja)
20 Mei 2019 09:15 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Partai Demokrat enggan terlibat dalam demo penolakan hasil Pemilu serentak 2019 yang rencananya akan digelar 22 Mei 2019.

"Saya pastikan dari Partai Demokrat ndak ikut itu," kata Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan di sela-sela proses rekapitulasi tingkat nasional KPU RI, di Jakarta, Senin (20/5/2019) dini hari.

Hinca Panjaitan mengatakan apabila terdapat dugaan kecurangan dalam pemilu, Demokrat memilih mengikuti alur konstitusional melalui pengaduan kepada Bawaslu atau Mahkamah Konstitusi.

Menurut Hinca Panjaitan sebagaimana dilansir Antara, Senin, selama ini Demokrat mendukung penuh pelaporan dugaan kecurangan pemilu yang dilakukan Badan Pemenangan Prabowo kepada Bawaslu, karena itu adalah jalur yang konstitusional.

Adapun dia menekankan Demokrat tetap akan berada dalam koalisi partai politik pendukung Prabowo-Sandi sampai hasil akhir penghitungan suara pemilu diumumkan 22 Mei 2019.

Dia menegaskan jika Demokrat pergi sebelum hasil akhir diumumkan KPU, maka sama halnya Demokrat "walk out" dari pertandingan yang sedang berlangsung.

"Bagaimana kau sedang bermain bola belum selesai, terus kau pergi dari luar lapangan. Biarkan kami di dalam lapangan sampai peluit ini ditiup berakhir. Nanti kalau kau tinggalkan pertandingan sebelum peluit ditiupkan itu WO, tidak fair," kata dia.

Kolom 4 hours ago

Delusi Tiongkok