Hasil Pilpres 2019: Real Count Masih Kurang 128.007 TPS, Ada Perubahan?

Para pekerja menurunkan logistik Pemilu 2019 berupa bilik suara dan kotak suara dari PPK Karangmalang, Sragen, di Gudang Logistik KPU Krapyak, Sragen Kota, Sragen, Selasa (23/4/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
16 Mei 2019 12:00 WIB Ginanjar Saputra Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Penghitungan faktual yang biasa disebut real count untuk Pilpres 2019 telah mencapai 84,26176% hingga Kamis (16/5/2019) pukul 10.45 WIB. Perolehan itu dipublikasikan Komisi Pemilihan Umum ((KPU) melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) di laman Pemilu2019.kpu.go.id.

Berdasarkan hasil yang ditampilkan, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, unggul dengan perolehan 72.504.226 atau 56,17% suara. Sedangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengumpulkan 56.564.818 atau 43,83% suara.

Hasil itu merupakan salinan formulir C1 dari 685.343 TPS. Secara keseluruhan, ada 813.350 TPS untuk Pilpres 2019 dan Pemilu 2019. Itu artinya, masih ada 128.007 TPS yang datanya belum diinput di Situng untuk hasil Pilpres 2019.

Dari seluruh provinsi, baru ada empat provinsi yang telah selesai 100% untuk hasil real count Pilpres 2019, yakni Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, dan Gortontalo. Dari keempat provinsi itu, Prabowo-Sandi hanya menang di Bengkulu, sedangkan tiga provinsi lainnya dikuasai Jokowi-Ma'ruf.

KPU menegaskan data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara Pilpres 2019. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilpres 2019 dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.