Sejarah Hari Ini: 26 April 1959, Ki Hadjar Dewantara Wafat

William Shakespeare. (Biography.com)
26 April 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal sebagai Ki Hadjar Dewantara meninggal dunia di Jogja saat usianya 69 tahun, 26 April 1959. Ia dikenal sebagai pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia di zaman penjajahan Belanda dan juga pendiri Perguruan Taman Siswa.

Wafatnya Ki Hadjar Dewantara itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 26 April dan layak dikenang dunia. Berikut ini, Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 26 April:

William Shakespeare. (Biography.com)
1564
William Shakespeare dibaptis di Stratford-upon-Avon, Warwickshire, Inggris. Namanya kemudian dikenal sebagai sastrawan yang melahirkan karya-karya legendaris. Beberapa karya Shakespeare menjadi bahan pembelajaran wajib di sekolah-sekolah sastra, khususnya sastra Inggris. Tanggal lahir Shakespeare tak diketahui secara pasti. Banyak yang menganggap hari pembaptisan tersebut sebagai hari ulang tahun sang sastrawan.

1803
Ribuan serpihan meteor jatuh di kawasan L’Agile, Prancis. Peristiwa itu membuat para ilmuwan di Eropa meyakini bahwa benda langit dapat jatuh ke bumi.

1865
Militer Amerika Serikat (AS) menembak mati orang yang membunuh Presiden AS Abraham Lincoln, yakni John Wilkes Booth. Booth menembak mati Presiden Lincoln saat sang presiden sedang menonton teater di Washington D.C. bersama istrinya beberapa hari sebelumnya.

1933
Organisasi polisi rahasia di Jerman didirikan dengan nama Gestapo. Organisasi tersebut di bawah badan intelijen Jerman, Sicherheitsdienst (SS). Peran Gestapo kadang hampir sama dengan SS, namun Gestapo lebih berperan layaknya FBI di Amerika Serikat (AS). Seiring waktu, Gestapo berhak untuk menginvestigasi kasus-kasus pembelotan, spionase, dan sabotase serta kasus-kasus kriminal terhadap partai Nazi dan negara Jerman.

1944
Petinggi militer Jerman Heinrich Kreipe yang memimpin invasi Jerman ke Pulau Kreta, Yunani ditangkap pasukan Sekutu di pulau tersebut. Ia lantas dibebaskan sekitar 13 tahun kemudian. Kreipe adalah anggota militer Jerman yang ikut andil pada masa Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

1945
Pasukan Filipina bersama tentara Amerika Serikat (AS) menyerang pasukan Jepang di Kota Baguio, Filipina. Pasukan Filipina dan AS berusaha mengusir Jepang yang menduduki Kota Baguio. Jepang akhirnya kalah dalam peristiwa yang disebut Pertempuran Pembebasan Baguio itu dan menyerahkan Kota Baugio kepada pihak Filipina.

1959
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal sebagai Ki Hadjar Dewantara meninggal dunia di Jogja saat usianya 69 tahun. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia di zaman penjajahan Belanda, dan pendiri Perguruan Taman Siswa. Pada 28 November 1959, ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

1964
Negara di Afrika bagian Timur, Tangkiya dan Zanzibar, secara resmi bergabung menjadi satu negara. Kedua negara yang bergabung tersebut kemudian bernama Tanzania.

William Shakespeare. (Biography.com)
1986
Reaktor nuklir di Chernobyl, Ukraina meledak dan melemparkan awan radioaktif ke angkasa. Radiasi yang disebabkan ledakan tersebut menyebar hingga ke beberapa negara lain di Eropa. Ledakan tersebut dianggap sebagai bencana nuklir terbesar sepanjang sejarah.

2005
Sebanyak 14.000 tentara Suriah ditarik dari Lebanon setelah didesak banyak negara. Penarikan pasukan militer itu sekaligus mengakhiri kontrol Suriah terhadap Lebanon yang sudah berlangsung selama 29 tahun.