Jokowi Tanggapi Penetapan Dirut PLN Jadi Tersangka

Direktur Utama PLN Sofyan Basir memberikan keterangan pers tentang penggeledahan rumahnya oleh KPK, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (16/7 - 2018). (Antara / Aprillio Akbar)
24 April 2019 15:10 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan atas penetapan Direktur Utama PT PLN (Persero) sebagai tersangka dalam kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 sebagaimana diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/4/2019) kemarin.

“Ya berikan kewenangan ke KPK untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hukum yang ada, terutama dalam hal ini korupsi,” kata Presiden Jokowi singkat menjawab wartawan setelah membuka Inacraft 2019, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayang, Jakarta, Rabu (24/4/2019) siang.

Dalam keterangannya kepada wartawan sebagaimana dilansir Setkab.go.id, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, Sofyan diduga menerima suap dari salah seorang pengusaha yang menginginkan perusahaannya mendapatkan proyek PLTU Riau-1.

“Tersangka diduga mendapat jata yang sama besar seperti yang diterima tersangka lain,” kata Saut.