Telepon Jokowi, Erdogan Ucapkan Selamat

Tayyib Erdogan menyampaikan pidato kemenangan di markas AKP di Ankara, Turki, Senin (25/6 - 2018). (Antara/Stoyan Nenov)
18 April 2019 18:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Meskipun penghitungan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus berjalan, sejumlah pemimpin dari negara-negara sahabat rupanya sudah mengucapkan selamat kepada Joko Widodo. Hal itu berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam pidatonya di Pelataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019) sore. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menelepon Jokowi untuk mengucapkan selamat atas keunggulan sementara koleganya itu dalam hitung cepat perolehan suara Pilpres 2019.

”Tadi, Presiden Turki Erdogan sudah menelepon, mengucapkan selamat,” kata Jokowi dalam pidato itu dilansir Suara.com. Rupanya, ucapan itu bukan yang pertama diterimanya.

Jokowi menuturkan Erdogan adalah tokoh dunia yang ketiga mengucapkan selamat kepada dirinya. Sebelum Erdogan tapi pada hari yang sama, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad juga menelepon untuk mengucapkan selamat.

Jokowi menuturkan membalas ucapan selamat tersebut dengan ucapan terima kasih. Dia juga mengatakan, per Kamis hari ini sudah ada 12 lembaga survei yang menyatakan dirinya dan cawapres Maruf Amin unggul sementara atas Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi bersama ketua umum partai politik pendukung berkumpul di Resto Pelataran, Menteng, Jakarta Pusat. Jokowi yang mengenakan baju putih baru tiba di lokasi sekitar pukul 16.05 WIB. Sebelum Jokowi tiba, Maruf Amin datang beberapa menit sebelum kedatangan Jokowi.

Sekretaris TKN Jokowi – Maruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan tersebut untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh proses rekapitulasi penghitungan suara.

Untuk diketahui, sejumlah pimpinan parpol yang hadir di antaranya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua TKN Moeldoko, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.