Tak Temani Prabowo Sujud Syukur, Sandiaga Sakit Cegukan

Cawapres 02 Sandiaga Salahudin Uno bersama istri Nur Asia menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat keiima Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4 - 2019). (Antara/Rivan Awal Lingga)
17 April 2019 23:10 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ada wajah yang absen saat Prabowo Subianto dua kali menyampaikan pidato setelah proses pemungutan suara Rabu (17/4/2019) ini. Dia adalah Sandiaga Uno, calon wakil presiden 02 pasangan Prabowo. Sandi bahkan tak tampak saat Prabowo mengklaim kemenangan dan sujud syukur di depan pendukungnya malam ini.

Ke mana Sandiaga yang tak muncul setelah sejumlah lembaga survei merilis hasil quick count yang unggulkan Jokowi-Maruf Amin? Tim Sukses Sandiaga, Yuga Aden, mengaku sang cawapres sakit sehingga tak bisa muncul ke hadapan publik. Kata dia, Sandiaga tak henti-hentinya cegukan.

"Sejak sore, Pak Sandiaga tidak enak badan. Sampai sekarang dia cegukan terus menerus, tak putus-putus. Akhirnya dia beristirahat di dalam kediaman Pak Prabowo [Jl Kertanegara]," kata Yuga Aden, dilansir Suara.com.

Dia menuturkan Prabowo juga sempat mengkhawatirkan kondisi kesehatan Sandiaga Uno. Bahkan, Prabowo secara khusus mempertanyakan kesehatan sang cawapres.

"Pak Prabowo tadi bertanya ke Bang Sandi, ‘are you okay mister vice presiden?’ begitu. Jadi, sampai saat ini Bang Sandi masih sakit," tegasnya.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Rabu malam ini, Prabowo Subianto di luar dugaan menyampaikan pidato yang mengklaim dirinya memenangi Pilpres 2019. Bahkan dalam pidatonya, Prabowo mengklaim dirinya dan Sandiaga Uno sudah unggul telak hingga 62%.

"Berdasarkan real count dari 232.000 TPS atau 40%, kita sudah unggul sekitar 62% dan saya sudah meyakinkan dengan ahli statistik," kata Prabowo kepada pendukungnya yang berkumpul di depan rumahnya, Jl Kertanegara, Jakarta, Rabu malam, yang disiarkan secara live oleh TVRI.

Prabowo menutup pidato itu dengan ucapan takbir tiga kali. "Allahu akba, Allahu akbar, Allahu akbar, merdeka, merdeka, merdeka. Indonesia, Indonesia, Indonesia. Terima kasih," katanya. Lalu dia melakukan sujud syukur di depan para pendukungnya.