Prabowo-Sandi 0% di 6 TPS Boyolali, Netizen: Efek Pidato Tampang Boyolali

Prabowo Subianto menunjukkan jarinya setelah mencoblos di Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/4 - 2019) (Reuters/Willy Kurniawan)
17 April 2019 19:39 WIB Jafar Sodiq Assegaf Nasional Share :

Solopos.com, SOLO - Boyolali menjadi salah satu lumbung suara pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin. Berdasarkan hasil penghitungan di masing-masing tujuh TPS  hingga Rabu (17/4/2019) pukul 17.00 WIB, Pasangan Jokowi-Maruf menang mutlak 100% di enam tempat pemungutan suara (TPS) di Boyolali.

Informasi yang diterima Solopos.com, Rabu sore, beredar screenshoot hasil rekap suara di TPS 02 Desa Jeruk, Kecamatan Selo dengan 270 suara untuk Jokowi dan 0 untuk Prabowo; TPS 03 Senden, Selo, Boyolali dengan 224 suara Jokowi dan 0 untuk Prabowo; TPS 09 Desa Selo, Kecamatan Selo Jokowi 184 dan Prabowo 0; dan TPS 02 Desa Klewor Kecamatan Kemusu dengan 118 untuk Jokowi dan 0 untuk Prabowo.

Relawan Capres 01 di Desa jeruk, Selo, Sunardi ketika dihubungi Solopos.com membenarkan TPS 2 di wilayah tersebut memperoleh 100% suara untuk Jokowi-Ma'aruf.  "Tadi saya sudah ngecek ke sana dan benar Jokowi-Ma'ruf menang 100 persen," ujarnya melalui telepon.

Demikian halnya di Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.  Tim pemenangan capres no urut 01 Desa Manggis, Mojosongo, Sutris, mengatakan di desa tersebut dari 22 TPS yang tersedia, Paslon 01 menang telak di 2 TPS yaitu TPS 11 dan TPS 12.

"Di TPS 11 Jokowi mendapat suara 266 dan di TPS 12 mendapat 206," jelasnya.

Banyak netizen yang mengaitkan kemenangan Jokowi-Maruf dengan pernyataan Prabowo Subianto soal "Tampang-Tampang Boyolali". Pernyataan Prabowo ini sempat menghebohkan lantaran dituding menghina warga Boyolali. Bahkan sejumlah warga menggelar aksi protes besar-besaran.

Di kolom komentar Facebook Solopos.com, sejumlah netizen mengutarakan dugaannya mengaitkan pidato "Tampang Boyolali" dengan kekalahan Prabowo. Salah satunya akun Richa Amalia Putri.

Richa mengatakan masyarakat Boyolali sangat terpukul dan sangat sakit hati dengan ujaran "Tampang Boyolali." "Jadi maaf ya Pak Prabowo, apa yang njenengan tanam, itu yang njenengan petik pak," katanya.

Endah Retno Sari juga mengaitkan kemenangan ini dengan pidato "Tampang Boyolali". "Inilah pembalasan sesungguhnya dri para #TampangBoyolali#,,,,menyakitkannnnn Jendrallll," tulisnya.

"Nitizen itu membayar lunas .. Efek tampang boyolali ...," kata Dian Baroto Aryono.

Tak cuma di akun Facebook Solopos.com, di Twitter dan Instagram foto sejumlah TPS di Boyolali ini juga menjadi viral. Beberapa diantaranya juga mengaitkan dengan pidato "Tampang Boyolali."

Pidato Prabowo Subianto di acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018), telah membuat gaduh masyarakat akhir-akhir ini. Penggalan itu juga membuat ribuan warga di Boyolali turun ke jalan untuk mendesak Prabowo Subianto meminta maaf, pada hari Minggu (4/11/2018) kemarin.

"Dan saya yakin kalian enggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? (Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut). Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini," demikian kata Prabowo di potongan video yang segera viral dan menuai protes warganet itu.