Exit Poll, BPN Prabowo-Sandi Klaim Menang 55,4%

Prabowo Subianto menunjukkan jarinya setelah mencoblos di Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/4 - 2019) (Reuters/Willy Kurniawan)
17 April 2019 16:28 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga enggan mengakui hasil hitung cepat atau quick count yang dipublikasikan secara real time oleh berbagai lembaga survei. Jika hasil sementara quick count berbagai lembaga survei menyebutkan keunggulan Jokowi-Maruf Amin, maka beda cerita dengan penghitungan yang diklaim kubu Prabowo-Sandi.

Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengklaim bahwa pasangan Prabowo-Sandi unggul 55,4%. Dia mengklaim hal itu berdasarkan survei exit poll yang dilakukan oleh kubu BPN.

"Ini proses perthitungan suara masih berlangsung. Bahkan laporan yang masuk ke kita, berdasarkan exit poll kita, kita unggul 55,4%," kata Dahnil dalam pidatonya di depan para pendukungnya di Jakarta, yang ditayangkan live melalui Kompas TV, Rabu (17/4/2019) sore.

Karena itu, kata Dahnil, dia meminta para pendukungnya tetap tenang dan tidak melalukan tindakan anarkistis. Pasalnya, kata dia, pihaknya yakin Prabowo-Sandi yang memenangi Pilpres 2019.

"Harus tetap tenang, setenang kami di sini. Jangan melakukan tindakan anarkisme. Yang penting sekarang adalah memastikan proses perhitungan suara dikawal seketat mungkin. Ini pesan Pak Prabowo tadi. Jadi mohon seluruh teman-teman relawan di seluruh Indonesia tidak bersikap anarkis walaupun ada fakta-fakta ketidakaldilan," katanya.

Dahnil tidak membeberkan klaim temuan ketidakadilan yang dimaksud. "Tapi tetap berada di koridor hukum, tetap tenang senym, tenang kalau perlu menari. Hadapi dengan senyuman," katanya.

Berdasarkan hitung cepat sementara sejumlah lembaga survei seperti LSI, SMRC, Indo Barometer, Indikator Politik, Poltracking, hingga Litbang Kompas, menunjukkan keunggulan Jokowi-Maruf atas Prabowo-Sandiaga.