2 Hari di Youtube, Sexy Killers Sudah Ditonton Lebih dari 1,8 Juta Pengunjung

Salah satu cuplikan gambar dari film Sexy Killers produksi Watchdoc.
15 April 2019 16:35 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Setelah diputar di berbagai kota oleh berbagai komunitas, film dokumenter Ekspedisi Indonesia Biru: Sexy Killers diunggah di Youtube sejak Sabtu (13/4/2019) lalu. Sambutan publik rupanya luar biasa karena belum genap dua hari video tersebut sudah ditonton lebih dari 1,8 juta viewers.

Pantauan Solopos.com hingga Senin (15/4/2019) sore pukul 16.00 WIB, film ini telah diakses 1.805.999 viewers dan terus bertambah. Di Youtube, film dokumenter produksi Watchdoc ini juga mendapatkan 155.000 like meski juga mendapatkan oleh 1.200 unlike.

Film ini mengisahkan rantai di balik produksi listrik yang digalakkan sebagai salah satu proyek strategis nasional. Rantai itu mulai dari tambang batu bara, proses pengangkutan, hingga proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan segala dampak lingkungan yang harus ditanggung oleh masyarakat.

Selain kondisi alam yang rusak akibat penambangan dan masyarakat yang terdampak tambang batu bara hingga proyek PLTU, film ini juga menunjukkan siapa saja yang memiliki saham perusahaan-perusahaan tambang. Di situ, ditunjukkan perusahaan-perusahaan atau grup yang sebagian sahamnya dimiliki sejumlah tokoh elite politik, baik menteri maupun orang-orang yang terkait dengan pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019.

Sebelum ditayangkan di Youtube, pemutaran film ini di berbagai sempat menuai reaksi negatif seperti dilarang oleh pimpinan kampus tertentu. Namun, film ini hampir selalu mendapatkan jumlah penonton yang besar setiap kali acara nonton bareng dan diskusi tentang film ini.