Survei Terakhir Charta Politika: Cebong dan Kampret Makin Fanatik

Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto seusai mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3 - 2019). (Antara/Hafidz Mubarak A)
13 April 2019 18:40 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Hasil edisi terakhir survei nasional Charta Politika menyebut pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin masih mengungguli pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Elektabilitas terakhir Jokowi-Maruf mencapai 55,7 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 38,8%.

"Pasangan nomor satu Jokowi-Ma'ruf mendapatkan angka 55,7 persen, Prabowo-Sandi 38,8 persen. Undecided voters, pemilih yang belum menentukan pilihan tinggal 5,5 persen. Dengan selisih sekitar 16,9 persen," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat memaparkan hasil survei tersebut di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Menurut Yunarto, tingkat kemantapan pilihan masyarakat sudah berada di angka 84,2 persen. Artinya, para pemilih kedua pasangan capres dan cawapres sudah kuat jika pemilihan capres dan cawapres dilakukan pekan ini.

"Jadi ada pertumbuhan tingkat kemantapan yang sama juga dari kedua pemilih. Sama-sama cebong dan kampret sama-sama makin fanatik, kira-kira begitu," katanya.

Berdasarkan survei tersebut, jumlah pemilih yang sudah memantapkan pilihan sudah tergolong tinggi dan kemungkinan mengubah pilihan hampir tidak mungkin.

"Ini sudah mencapai angka hampir 90 persen, angka yang sudah sangat kecil untuk bergerak. Hanya sekitar 5-6 persen yang mengatakan masih bisa berubah," ujarnya.

Survei nasional Charta Politika dilakukan melalui metode wawancara tatap muka dengan sampel 2.000 responden di 34 provinsi dalam rentang waktu 5-10 April 2019. Survei ini memiliki tingkat margin of error kurang lebih 2,19 persen.

Sumber : Antara