KPU Cek Keaslian Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Ini Cirinya

Komisioner Bawaslu Muhammad Afifudin (kanan) bersama Komisioner KPU Hasyim Asyari (tengah) dan Viryan Azis menjawab pertanyaan dari wartawan terkait dugaan surat suara tercoblos di Malaysia, di media center Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (11/4 - 2019). (Antara/Nova Wahyudi)
12 April 2019 19:40 WIB Denis Riantiza Meilanova Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengaku belum bisa memastikan keaslian surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia. Saat ini, tim KPU masih melakukan penelusuran di Malaysia.

"Ya belum kan timnya masih bekerja. Sepenuhnya kami akan menunggu hasil kerja dari teman-teman yang ke Malaysia," ujar Viryan ditemui di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Viryan mengungkapkan surat suara asli yang dikeluarkan KPU memiliki standar cetakan khusus. Surat suara juga dilengkapi dengan security printing yang hanya diketahui oleh pihak KPU. "Surat suara KPU itu ada microtech-nya. Tanda khusus yang hanya bisa diketahui dari kami," ujar Viryan.

Dengan tanda khusus tersebut, sampai saat ini, kata Viryan, belum pernah ada yang bisa memalsukan atau menggandakan surat suara KPU. Selain itu, menurut Viryan, keabsahan surat suara pemilu juga bisa dideteksi ada atau tidaknya tanda tangan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Surat suara sah apabila ada tanda tangan ketua KPPS," kata Viryan.

Sebelumnya, beredar video surat suara untuk pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan salah satu caleg Partai Nasdem, Davin Kirana, yang telah dicoblos di Malaysia.

Sumber : Bisnis/JIBI