KPU Cek Surat Suara Tercoblos Malaysia: Biasanya Disimpan di KBRI, Ini di Toko

Komisioner Bawaslu Muhammad Afifudin (kanan) bersama Komisioner KPU Hasyim Asyari (tengah) dan Viryan Azis menjawab pertanyaan dari wartawan terkait dugaan surat suara tercoblos di Malaysia, di media center Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (11/4 - 2019). (Antara/Nova Wahyudi)
12 April 2019 15:30 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbangkan dua komisionernya, yaitu Ilham Saputra dan Hasyim Asy'ari, ke Selangor, Malaysia, untuk mengonfirmasi dan mengklarifikasi temuan surat suara tercoblos. Keduanya didampingi oleh Ratna Dewi Pettalolo yang mewakili Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan tim berangkat pada Jumat (12/4/2018)9) hari ini. "Prinsipnya KPU tak pernah toleransi terhadap  berbagai bentuk upaya kecurangan. Namun,  kemudian perlu dipastikan apakah yang terjadi demikian adanya atau tidak. Nah ini, kita semangatnya kehati-hatian," katanya di Kantor KPU, Jumat (12/4/2018).

Nantinya, kata Viryan, para komisioner KPU dan Bawaslu akan mengecek keaslian surat suara yang dipermasalahkan. Pasalnya, ada kode khusus yang hanya komisioner KPU yang mengetahui.

Lebih lanjut, KPU juga akan mengecek prosedur dan keabsahan surat suara kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). Dia menuturkan selama ini kertas suara untuk pemungutan suara di luar negeri disimpan di Kantor KBRI setempat.

"Ini semua perlu diklarifikasi dan Insya Allah segera tim tersebut setelah selesai segera pulang ke Jakarta, kami akan bahas dalam rapat pleno," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar video surat suara yang tercoblos untuk pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan salah satu caleg Partai Nasdem di Malaysia.

Sumber : Bisnis/JIBI