Masih Ada! Tiket KA Lebaran Tersisa 30%

Kereta api 84 Sancaka Reguler rute Jogja menuju Surabaya melintasi jalur ganda di Stasiun Kemiri, Kebakkramat, Karanganyar, Selasa (5/3 - 2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)
11 April 2019 08:30 WIB Farida Trisnaningtyas Nasional Share :

Solopos.com, SOLOTiket kereta api (KA) tambahan masa angkutan Lebaran di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta masih tersedia sekitar 20% - 30%. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk segera memesan tiket agar tak kehabisan untuk keperluan Lebaran.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan tiket KA tambahan Lebaran masih tersedia baik untuk arus mudik atau pun arus balik. Terlebih PT KAI memutuskan untuk menambah satu lagi rangkaian KA tambahan Lebaran dari 7 KA menjadi 8 KA.

“Kami terus menerus meningkatkan pelayanan dengan menambah KA tambahan pada angkutan Lebaran 2019. Apalagi sekarang pembelian tiket semakin mudah dengan cara online. Di sisi lain, untuk tiket KA tambahan masih ada sekitar 20% -30%,” ujarnya, kepada Solopos.com, Rabu (10/4/2019).

Eko memaparkan sebelumnya KA tambahan Lebaran di lingkup Daops VI Yogyakarta bertambah dari 7 KA menjadi 8 KA. Hal ini lantaran melihat tingginya animo masyarakat yang hendak menggunakan moda transportasi kereta api untuk pulang ke kampung halaman.

Sebanyak 8 KA tambahan tersebut adalah KA Taksaka Pagi Lebaran (Leb), Taksaka Malam Leb, Argo Dwipangga Fakultatif, Argo Lawu Fakultatif, Lodaya Leb (2 KA), Sancaka Leb, dan Mataram. Di sisi lain, total jumlah tempat duduk untuk KA tambahan ini sebanyak 76.398. Sedangkan untuk KA reguler ada 277.322 tempat duduk dan KA lokal sebanyak 215.260 tempat duduk.

Di samping itu, pihaknya memprediksi puncak arus mudik pada 30 Mei 2019 atau H-6 Lebaran. Pada puncak arus mudik ini diperkirakan ada sebanyak 31.194 penumpang yang turun di Daops VI Yogyakarta. Sementara untuk puncak arus balik diprediksi pada 10 Juni 2019 atau H+6 dengan perkiraan penumpang sebanyak 38.785.

“Kami memprediksi ada kenaikan jumlah penumpang sebesar 4% pada masa angkutan Lebaran tahun ini. Pada 2018 lalu ada sebanyak 643.607 penumpang, sementara tahun ini naik menjadi 669.416 penumpang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, mengatakan minat masyarakat akan moda transportasi kereta api sangat tinggi pada masa angkutan Lebaran 2019. Hal tersebut terbukti dengan telah habisnya KA favorit (KA reguler) untuk mudik keberangkatan mulai dari H-7. Sedangkan untuk arus balik, keberangkatan H2+2 dan H2+3 Lebaran menjadi tanggal pilihan para penumpang untuk kembali.

“PT KAI menjual tiket 50 perjalanan KA tambahan mulai 6 April 2018 pukul 00.01 WIB. PT KAI menambah KA dengan berbagai rute yang menjadi favorit masyarakat, antara lain dari keberangkatan Stasiun Pasar Senen dan Gambir menuju Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, dan lainnya,” jelasnya.