Eko Sriyanto Galgendu, Caleg Gerindra Asal Solo Siap Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan

Calon anggota legislatif dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V, Eko Sriyanto Galgendu. (Istimewa)
11 April 2019 03:30 WIB Shoqib Angriawan Nasional Share :

Solopos.com, SOLO-Untuk mewujudkan cita-cita mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan, pria asli Solo ini berjuang mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Dia maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V.

Dia adalah Eko Sriyanto Galgendu. Pria kelahiran 18 Juli 1967 ini mengaku siap menjadi wakil rakyat di DPR. Dengan pengalaman yang dimilikinya, dia ingin menggetolkan kembali ekonomi kerakyatan yang saat ini belum maksimal. Sistem ekonomi yang dijalankan belum memihak dan memberikan keuntungan untuk masyarakat.

Pria yang akrab disapa Eko Galgendu ini adalah sosok pelaku usaha UMKM yang ada di Solo. Eko adalah pemilik warung Sate dan Tengkleng Galgendu dan warung makan Ayam Ancuur. "Selain budaya, saya memang konsen pada bidang ekonomi. Ayah saya penyedia jasa transportasi, ibu saya bakul, saya pengusaha kuliner. Saya akan memperjuangkan ekonomi umat dan kerakyatan,” tuturnya kepada Solopos.com, belum lama ini.

Eko Galgendu mengaku mendapatkan berbagai dukungan dari berbagai kalangan. Eko merupakan Ketua Pos Komando (Posko) Forum Amanat Rakyat (Format) Prabowo Subianto For President Republik Indonesia. Dia mendapatkan dukungan penuh dari Gerindra, sukarelawan, organisasi kemasyarakatan, tokoh lintas agama, lintas kepercayaan, budayawan, seniman, purnawirawan, hingga generasi milenial.

Lebih lanjut, dia menuturkan ekonomi kerakyatan adalah salah satu program prioritas utamanya. Melalui jalur legislasi dia ingin menyuarakan aspirasinya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Dia menuturkan salah satu permasalahan yang terjadi di masyarakat adalah persoalan kesejahteraan. Sayangnya perhatian kesejahteraan masyarakat dari pemerintah masih kurang optimal. “Padahal jika rakyatnya bisa mandiri, negara akan kuat. Maka dari itu kepentingan ekonomi kerakyatan harus menjadi hal utama yang diperjuangkan. Perjuangan kita harus bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” ujarnya.