LTMPT Jamin Soal UTBK SBMPTN 2019 Tidak akan Bocor

Ilustrasi ujian tulis berbasis kertas Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (Antara/M. Agung Rajasa)
10 April 2019 03:00 WIB Tamara Geraldine Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menjamin soal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 gelombang I tidak akan bocor.

Jaminan itu disampaikan Ketua LTPMT, Ravik Karsidi. Dia juga telah mengantisipasi kemungkinkan perjokian soal UTBK. “Total peserta UTBK sebanyak 1,2 juta orang. Jumlah itu terdiri atas gelombang I yang hingga penutupan pendaftaran pada 24 Maret 2019 mencapai 698.317 orang. Kemudian gelombang II mencapai sekitar 588.888 orang hingga akhir pendaftaran pada 1 April,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (8/4/2019).

Menjelang SBMPTN, diakui Ravik selalu muncul oknum yang memanfaatkan momentum untuk keuntungan pribadi. Di sisi lain, terkadang warga yang berambisi menjadi mahasiswa bersedia menempuh segala cara meskipun tidak benar.

Mereka akhirnya termakan bujuk rayu calo sehingga mengeluarkan uang dalam jumlah tidak sedikit, bisa puluhan hingga ratusan juta rupiah. “Jangan percaya kunci jawaban UTBK palsu yang banyak beredar menjelang pelaksanaan UTBK SBMPTN 2019. Hal itu sangat merugikan. Kami juga mengimbau calon mahasiswa selalu berdoa dan fokus agar tes UTBK berjalan lancar,” ujar dia.

Ravik mengatakan selain pendistribusian soal aman, pihaknya juga menelusuri kecurangan yang dilakukan peserta ujian. Termasuk pengawasan terhadap peserta yang menggunakan jasa joki. “Jangan percaya pada joki yang meminta sejumlah uang untuk pembelian soal UTBK. Hasil ujian untuk mengetahui tingkat berpikir siswa melalui soal higher order thinking skills [HOTS],” ujar dia.

Ravik mengatakan UTBK SBMPTN 2019 gelombang I digelar dalam 10 sesi. Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019 gelombang I ditutup sejak 24 Maret pukul 22.00 WIB. “Siswa yang sudah mendaftar dan wajib mengikuti tes UTBK mulai 13 April hingga 4 Mei mendatang dibagi dalam 10 sesi,” kata Ravik.

Peserta UTBK gelombang I bisa memilih jadwal tes yakni pada 13 April, 14 April, 27 April, 28 April, dan 4 Mei. Setiap hari bakal digelar dalam dua sesi yaitu pagi dan siang hari. “Misalnya peserta UTBK memilih jadwal 13 April, maka tesnya antara pagi dan siang. Begitu juga kalau mereka memilih tes pada 14 April, sama saja," ujarnya.

Masing-masing peserta UTBK hanya diperkenankan mengikuti satu kali ujian pada setiap gelombang. Lokasinya pun lebih fleksibel karena mereka bisa menentukan sendiri.

LTMPT menyediakan 73 pusat ujian UTBK. “Peserta sudah memilih lokasi UTBK di pusat UTBK. Misalnya ada maunya di Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, atau UPN Veteran Jakarta, ujar dia.

Terkait seleksi masuk perguruan tinggi, laman LTMPT sebelumnya pernah diretas menjelang pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Hasil SNMPTN yang seharusnya diumumkan pada Jumat (22/3/2019) pukul 16.00 WIB, sudah bisa dibuka sejak pagi.Kemenristekdikti langsung menggelar jumpa pers atas kejadian tersebut.