UGM Jogja Masuk 50 Besar Dunia

Ilustrasi UGM. (RRI)
09 April 2019 09:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, YOGYAKARTA — Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta masuk 50 besar dunia perguruan tinggi (PT) yang masuk dalam indikator SDGs Decent Work and Economics Growth dan 70 besar untuk indikator SDGs Gender Quality.

Pemeringkatan perguruan tinggi di tingkat internasional tersebut dirilis Times Higher Education (THE). Majalah mingguan asal London yang melaporkan berita dan isu terkait pendidikan tinggi dunia tersebut merilis daftar University Impact Ranking 2019 pada Kamis (4/4/2019). Isinya peringkat universitas di dunia didasarkan atas dampaknya kepada masyarakat luas.

Dilansir RRI.co.id, Senin (8/4/2019), standar yang dipakai THE dalam menyusun pemeringkatan tersebut berbasis pada 11 dari 17 indikator SDGs oleh Persatuan Bangsa-bangsa (PBB). Dalam daftar tersebut, UGM masuk peringkat 50 besar dunia untuk indikator SDGs Decent Work and Economic Growth dan 70 besar untuk indkator SDGs Gender Equality.

Sedangkan untuk keseluruhan indikator, UGM menempati peringkat 101-200, sama seperti yang diraih Universitas Diponegoro (Undip). Hatma Suryatmojo, Kepala Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM, menyambut kabar tersebut dengan antusias. Ia merupakan salah seorang dari tim yang mengawal pendaftaran dalam survei yang dilakukan THE. Hasil itu merupakan gambaran utuh dari performa UGM sepanjang 2018.

Survei yang dilakukan THE berbeda dengan survei dari lembaga lainnya. Lembaga lain hanya menilai dari sebanyak apa kerja yang universitas lakukan dalam setahun sementara THE menilai dampak dari kerja tersebut. Hatma menambahkan survei THE dilakukan secara acak dan melakukan survei dengan melihat siapa saja yang ada kaitannya dengan UGM secara langsung maupun tidak.

Sampel yang diambil tidak hanya dari civitas akademica yang aktif, melainkan dari mitra dan alumni yang berdampak pula. “Bisa dibilang proses tersebut lebih fair,” tutur dia di sela-sela Mancing Bareng UGM dengan Wartawan di PIAT UGM, Minggu (7/4/2019).

Peringkat tersebut merupakan pengakuan dunia atas kualitas UGM. “Pengakuan dunia itu penting bagi sebuah universitas. Dengan pengakuan itu, sebuah universitas akan lebih tampak eksistensinya di mata dunia. Jika mendapat peringkat yang baik maka akan banyak mendatangkan mitra strategis sehingga meningkatkan kualitas universitas,” tambah Hatma.