Rizieq Shihab: Partai Islam yang Berkhianat akan Ditinggal, Harapan Hanya PKS

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. (Reuters)
08 April 2019 20:30 WIB MG Noviarizal Fernandez Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan dan Sejahtera (PKS) Salim Assegaf menyambangi Rizieq Shihab dalam lawatannya ke Arab Saudi, Senin (8/4/2019). Rizieq menyebut PKS sebagai satu-satunya partai Islam yang diharapkan dalam koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam keterangan resminya, Senin (8/4/2019) sore, Salim mengatakan bahwa pada pertemuan tersebut, Rizieq menitipkan pesan kepada partai PKS untuk terus berpegang teguh terhadap janji-janjinya agar memperjuangkan serta menjadi corong umat Islam.

“Partai Islam yang berkhianat akan kita tinggal, yang kita harap partai Islam di koalisi hanya PKS,” ujarnya menirukan ucapan pemimpin Front Pembela Islam )(FPI) tersebut.

Dia juga menuturkan bahwa Rizieq Shihab pun mengapresiasi bersatunya umat Islam pada kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Minggu (8/4/2019) lali. Menurutnya, kegiatan itu memiliki makna yang besar.

Dalam pertemuan itu, Salim Assegaf memastikan bahwa PKS  akan terus menjalankan mandat yang diputuskan oleh Itjama ulama. Pertemuan antara Rizieq dengan rombongan PKS juga dihadiri Ketua Kaderisasi PKS Amang Syafrudin, Ketua Himpunan Dai Millenial Idrus, dan Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini.

Sebelumnya, Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman menegaskan komitmen partainya untuk memperjuangkan penghapusan pajak sepeda motor bagi 100 juta rakyat kecil. Sohibul mengatakan jika kelompok kelas atas bisa menikmati pengampunan pajak melalui program tax amnesty maka rakyat kecil pun berhak mendapatkan hal yang sama.

"Maka izinkanlah kami, Partai Keadilan Sejahtera, memperjuangkan penghapusan pajak sepeda motor bagi 100 juta rakyat kecil," ujarnya.

Sumber : Bisnis/JIBI