Yusril Sebut PKS & FPI Sita Bendera PBB di Arena Kampanye Prabowo

Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengikuti kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4 - 2019). (Antara/Zarqoni Maksum)
07 April 2019 22:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 02 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dihadiri ribuan massa diiringi kabar tak mengenakkan bagi Partai Bulan Bintang (PBB). Selang beberapa lama seusai kampanye Minggu (7/4/2019) pagi itu, muncul kabar bendera PBB disita saat akan dibawa masuk ke arena kampanye.

Kabar penyitaan bendera itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra melalui video yang diunggah di akun Instagramnya @yusrilihzamhd pada Minggu sore. Dalam video itu, Yusril yang mengaku tengah berada di Hongkong itu menyebut penyitaan dilakukan PKS dan FPI.

Namun, Yusril mengaku berterima kasih ke sejumlah pihak atas penyitaan bendera PBB itu. Sebab, hal itu menegaskan bahwa PBB memang tidak mendukung Prabowo-Sandi.

"Pada satu sisi PBB berterima kasih pada PKS dan FPI yang telah menyita bendera PBB yang dibawa secara ilegal ke Gelora Bung Karno. Dengan penyitaan itu, PKS dan FPI telah membantu menegaskan bahwa PBB memang tidak mendukung Prabowo-Sandi, tetapi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Yusril dalam video yang berdurasi 47 detik itu, dilansir Suara.com.

Yusril menduga bendera PBB itu sengaja dibawa oknum. Meski demikian, dia merasa PBB tidak dipermalukan atas kejadian penyitaan itu.

"Pada sisi lain, bendera PBB yang dibawa secara ilegal itu, mungkin sengaja dibawa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kemudian sengaja disita dan dicampakkan," katanya.

"PBB takkan pernah tenggelam, betapapun Imam Besar FPI teriak-teriak ingin menenggelamkannya. Sebaliknya, kalau polemik ini berterusan, bisa saja Imam Besar FPI yang malah makin tenggelam karena kredibilitasnya makin runtuh di mata umat Islam," ucap Yusril.

Atas penyitaan bendera PBB di lokasi kampanye Prabowo - Sandiaga itu, DPP PBB, kata Yusril, tidak perlu mengerahkan Brigade Hizbullah untuk menurunkan bendera tersebut karena sudah dilakukan PKS dan FPI.

"Kami mendoakan apa yang dilakukan oleh teman-teman PKS dan FPI itu dapat menjadi amal saleh yang berguna kemaslahatan warga PBB," imbuh Yusril.

Sumber : Suara.com

Kolom 6 hours ago

Bahaya Lethong