DSKS Klaim Musyawarah Ulama di Solo Merapat ke Prabowo

Peserta Jalan Sehat yang diadakan DSKS melewati Jl. Slamet Riyadi Solo, Minggu (1/7 - 2018) pagi. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
07 April 2019 06:30 WIB Iskandar Nasional Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Muinnudinillah Basri, mengklaim acara Musyawarah Ulama dan Tokoh Nasional yang digelar di Hotel Lorin D’Wangsa, Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (6/4/2019) petang, menelurkan beberapa keputusan. Di antaranya, mereka mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

DSKS beralasan mendukung orang yang mereka anggap berkomitmen dan konsisten dengan umat, bangsa, dan negara. “Kami sebagai ulama, alhamdulillah telah memilih paslon nomor 02 Prabowo dan Sandiaga Uno,” kata Muinnudinillah yang juga sekaligus Ketua Penyelenggara Musyawarah Ulama dan Tokoh Nasional seusai acara, Sabtu petang.

Selain Muinnudinillah yang akrab disapa Ustaz Muin itu, hadir pula Bachtiar Nasir (UBN), Zaitun Rasmin, dan undangan lainnya. Acara ini diikuti sekitar 300 orang berasal dari Jakarta, Papua, dan sebagainya.

Menurut Muin, pasangan Prabowo-Sandi dinilainya telah siap mendukung apa yang diinginkan ulama. Dalam hal ini, papar dia, ulama tidak menginginkan kursi, kecuali menginginkan agar paslon ini amanah, adil, melindungi segenap rakyat, dan bangsa Indonesia.

Yang paling penting, kata dia, pemilu yang akan datang dilaksanakan secara damai. Selain itu pihaknya juga menuntut pemilu dilaksanakan secara jujur dan adil.

Karena itu pihaknya menuntut polisi bertindak tegas menegakkan keadilan dan kejujuran. Terkait hal tersebut pihaknya siap mengawal pemilu agar berjalan damai, jujur dan adil. Dia juga meminta umat disertakan dalam politik karena merasa selama ini umat hanya memilih lalu ditinggalkan. Muin juga menilai selama ini ulama hanya diberi kesempatan mendorong kemudian ditinggalkan.

“Kami ingin ulama dan umat menyongsong kemenangan ini dengan memastikan bahwa presiden terpilih ke depan memang kemenangan umat. Dan dia akan bersama umat, akan bersama ulama dalam menjaga NKRI dan kedaulatan Indonesia.”

Kolom 6 hours ago

Bahaya Lethong