Sebarkan Foto Wajah Lebam, Ratna Sarumpaet: Fadli Zon Tak Minta Izin

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bergegas usai mengikuti rapat internal di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
05 April 2019 03:10 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Terdakwa penyebaran hoax, Ratna Sarumpaet, memberi pengakuan mengejutkan perihal unggahan foto wajah lebamnya yang pernah viral di media sosial. 

Menurut Ratna, politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak pernah meminta izin untuk menyebarkannya. "Kalau minta izin untuk ngetwit gak ada," ujar Ratna Sarumpaet sebelum menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dilansir Okezone, Kamis (4/4/2019).

Ratna tidak mengetahui jika foto tersebut diunggah Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR RI itu dalam akun pribadi Twitter. "Memang dia ngetwit? Aku gak tahu," ujarnya. 

Dalam dakwaan untuk Ratna Sarumpaet, jaksa penuntut umum menyebutkan jika foto tersebut diunggah Fadli Zon di Twitter pada 2 Oktober 2018. Dalam postingan tersebut Fadli Zon menulis, "mbk @ratnasarumpaet memang mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum yang belum jelas, jahat dan biadab." 

Menurut Ratna, dirinya tidak pernah dimintai izin oleh siapapun untuk menyebarkan foto wajah lebam yang diaku akibat penganiayaan, padahal pasca operasi sedot lemak, di sosial media. Tidak oleh Fadli Zon, tidak juga oleh Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto sebagai calon presiden, Nanik S. Deyang.  

Nanik dalam persidangan sebelumnya membenarkan pernah membagikan foto Ratna Sarumpaet di Facebook. Nanik merasa mendapat izin dari Ratna yang saat itu juga rekan dalam BPN Prabowo. 

"Karena Fadli Zon mau foto untuk ngetwit, saya juga mengambil foto. Karena Fadli Zon diizinkan, jadi saya juga berdiri mengambil foto," ujarnya memberikan kesaksian dalam persidangan. 

Ratna Sarumpaet membantah keterangan Nanik dan menyebutnya sebagai pembohong jahat. Dia menyatakan tidak memberi izin kepada Nanik untuk mengambil fotonya. "Saya merasa tidak diminta izin," ujarnya.