Dilarang Main Game, Remaja 15 Tahun Bunuh Diri

ilustrasi bunuh diri. (Solopos/Dok)
02 April 2019 16:15 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, TAIPEI — Cheng, remaja 15 tahun di Taiwan nekat bunuh diri setelah terlibat adu mulut dengan ayahnya, 23 Maret 2019 lalu. Cheng dilaporkan nekat bunuh diri lantaran dilarang bermain game atau gim oleh ayahnya.

Diberitakan World of Buzz, Senin (1/4/2019), kisah tragis itu bermula kala Cheng terlibat keributan dengan ayahnya sekitar pukul 21.30 waktu setempat. Cheng dilarang bermain game dan disuruh belajar karena akan menjalani ujian tiga hari kemudian.

Di tengah keributan itu, si ayah yang tak disebutkan namanya langsung mematikan komputer yang sedang digunakan Cheng untuk bermain gim. Karena kesal, Cheng langsung naik ke lantai ketiga dan nekat melompat dari jendela.

Kisah tragis bahkan belum berhenti sampai di situ. Meski telah nekat bunuh diri, Cheng baru ditemumkan satu jam kemudian oleh kakeknya yang kebetulan melintas di luar rumah.

Remaja 15 tahun tersebut kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarga. Sayangnya, nyawa Cheng tak mampu diselamatkan lantaran menderita luka cukup parah pada bagian kepala. Cheng dinyatakan meninggal dunia pada 24 Maret 2019 pukul 03.00 waktu setempat.

Meninggalnya Cheng setelah nekat bunuh diri lantaran dilarang bermain gim itu menyisakan kesedihan mendalam bagi rekan-rekannya. Sejumlah rekan dan guru yang melayat mengungkapkan Cheng sebenarnya merupakan remaja ceria yang memiliki banyak kawan.