Hidup Ala Tarzan di Hutan Malaysia, 2 Pria Inggris Ini Alami Hal Mengerikan

Ilustrasi hutan (Pixabay)
29 Maret 2019 05:30 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Dua pria asal Inggris menjajal bertahan hidup layaknya Tarzan di pedalaman Malaysia. Kedua pria bernama Daniel Olifi, 26, dan James Moynihan, 27, itu menghabiskan waktu selama tiga pekan di hutan tanpa pakaian dan makanan.

Dikabarkan Oddity Central, Kamis (28/3/2019), kedua pria tersebut berkemah selama tiga pekan di wilayah Kuantan, Malaysia. Tantangan yang dihadapi kedua orang tersebut jauh lebih berat ketimbang yang dibayangkan.

Dua orang tersebut harus bertahan dari serangan nyamuk, hipotermia, dan kelaparan parah. Setelah 16 hari di hutan, Daniel memotong tangannya dengan parang. Luka yang dihasilkan membuat tangannya berbau seperti daging busuk.

"Pengalaman ini sungguh menakjubkan. Kami harus selalu waspada. Saat tidur di malam hari, bisa saja ada ular yang datang. Anda tidak akan tahu persis kapan menginjak ular atau terserang hipotermia," terang Daniel Olifi.

Berat badan kedua pria itu menurun drastis setelah hidup di dalam hutan selama tiga pekan. Mereka dilaporkan mengalami kelaparan parah. Mereka hanya membawa batu, parang, kelambu, panci, dan obat-obatan selama hidup di hutan.

Kedua pria itu bahkan tidak memakai busana apapun. Namun, mereka menyesali keputusan itu karena harus bertarung dengan nyamuk hutan. Bekas gigitan nyamuk yang sangat gatal itu berdarah setiap kali digaruk.

Ironisnya, Daniel harus kehilangan tangannya akibat terperosok ke jurang. Dia mencoba menurup lukanya dengan lem guna mencegah bakteri masuk ke aliran darah. Namun, tindakan itu memperparah lukanya.

Setelah tiga pekan di hutan menjalani kehidupan layaknya Tarzan, kedua pria itu kembali ke Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka menjalani perawatan intensif setelah bertahan hidup di tempat berbahaya itu.