Ganjar: PDIP Siapkan Pasukan, Jaga 24 Jam Mulai 1 April

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
29 Maret 2019 15:00 WIB Alif Nazzala Rizqi Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Politikus PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku optimistis mampu mencapai target kemenangan mutlak untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Tengah pada Pilpres 2019. Demi target itu, PDIP akan berjaga 24 jam hingga penghitungan suara usai.

"Kami optimis dan masih yakin. Semua akan bergerak. Awal bulan ini kami akan massif bergerak sampai pencoblosan. Akan kami gaspol," kata dia dalam keterangan tertulis Jumat (29/3/2019).

Menurut Ganjar, semua wilayah di Jawa Tengah akan digarap serius. Masing-masing pimpinan partai yang memiliki tanggungjawab atas teritorialnya akan tancap gas untuk kemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 tersebut.

"Semua bertanggungjawab atas terotori masing-masing. Tidak ada pilih-pilih, semua digarap serius," tegasnya.

Secara nasional lanjut dia, PDIP juga telah menyiapkan strategi untuk menyongsong Pilpres 2019. "Mulai 1 April nanti kami akan gaspol di semua lini. Kami akan berjaga 24 jam sampai perhitungan. Semua sudah disiapkan pasukannya," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri, meminta seluruh kadernya untuk rajin terjun ke masyarakat dalam rangka pemenangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019 nanti.

"Saya perintahkan seluruh kader rajin turun ke masyarakat. Harus door to door, jangan hanya diam saja," katanya.

Dia bahkan meminta aksi turun ke masyarakat tidak hanya dilakukan kader di tingkat bawah. Justru, para pejabat tinggi di Jawa Tengah harus rajin turun ke masyarakat untuk meyakinkan masyarakat Jokowi telah terbukti membawa kemajuan bagi bangsa ini.

"Sampaikan ke masyarakat tentang capaian-capaian yang telah dilakukan oleh Jokowi. Sadarkan kepada masyarakat bahwa calon kita ini sudah terbukti nyata kerjanya, bukan hanya sekedar akan,akan dan akan," tegasnya.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 22 hours ago

Bahaya Lethong