BPN: Prabowo Bukan Pendukung Khilafah, Hentikan Omongan Itu!

Prabowo Subianto menyapa ribuan pendukungnya di Lapangan Ketang Ternate Baru, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/3 - 2019). (Antara/Adwit B Pramono)
28 Maret 2019 20:10 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, menegaskan Prabowo Subianto bukan pendukung ideologi khilafah. Karena itu, Fadli mengklaim tidak mungkin Prabowo akan menggantikan ideologi Pancasila dengan khilafah ketika memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

"Soal nasionalisme, Prabowo sangat nasionalis, beliau pertaruhkan jiwa dan raga saat menjadi prajurit TNI hingga saat ini," kata Fadli, di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Dia mengatakan dalam institusi TNI, tidak perlu diragukan bagaimana institusi tersebut memupuk ideologi nasionalisme para prajuritnya dalam mempertahankan kedaulatan. Politikus Partai Gerindra itu menyebut pandangan Prabowo selama ini sangat jelas dalam mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan yang lain.

Senada, Direktur Materi Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said, mengingatkan kepada pihak-pihak yang terus menyebarkan pandangan bahwa Prabowo didukung organisasi berpaham khilafah, untuk berhenti menyebarkannya. "Saya ingatkan agar dihentikan karena itu bukan saja fitnah namun sudah dorongan ke arah perpecahan," ujarnya.

Said mengatakan seorang prajurit profesional hingga pangkat jenderal seperti Prabowo lalu membangun partai politik berpaham nasionalis-religius, tidak logis kalau disebut akan membangun sistem khilafah. Karena itu dia mengklaim tidak mungkin Prabowo bergeser dari komitmennya untuk membangun, mengedepankan dan melaksanakan ideologi Pancasila.

"Jangan membawa dalam forum debat capres dengan hal yang tuduhannya tidak berdasar, tolong hentikan omongan seperti itu," katanya.

Sumber : Antara

Kolom 4 hours ago

Spekulasi