Sejarah Hari Ini: 27 Maret 2014, Filipina Berdamai dengan MILF

Salah seorang prajurit MILF bertempur melawan tentara Filipina. (Wikimedia.org)
27 Maret 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Filipina menandatangani perjanjian damai dengan kelompok pemberontak Moro Islamic Liberation Front (MILF) atau Gerakan Pembebasan Islam Moro, 27 Maret 2014. Sebelumnya, MILF melakukan pemberontakan di Filipina selama puluhan tahun.

Selain itu, masih banyak peristiwa bersejarah lainnya yang terjadi pada 27 Maret setiap tahunnya. Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut Solopos.com menyajikan sejumlah peristiwa bersejarah pada 27 Maret yang dirangkum dalam Sejarah Hari Ini:

1513
Penjelajah asal Spanyol, Juan Ponce de Leon, tiba di ujung utara Bahama. Setelah itu, Ponce de Leon melanjutkan perjalanannya ke Florida, Amerika Serikat (AS).

1625
Cahrles I resmi menjadi Raja Inggris menggantikan ayahnya, James I, yang meninggal dunia pada hari yang sama. Selain menjadi Raja Inggris, Charles I juga menyatakan dirinya sebagai Raja Prancis.

1803
Pasukan gabungan Prancis dan Polandia berhasil mengalahkan Spanyol dalam Pertempuran Ciudad Real, di Ciudad Real, Spanyol. Pertempuran itu adalah salah satu dari banyak pertempuran selama Perang Kemerdekaan Spanyol.

Andrew Jackson. (Wikimedia.org)
1814
Pasukan Amerika Serikat pimpinan Andrew Jackson berhasil mengalahkan pasukan Creek—sebutan bagi penduduk asli di Amerika Serikat bagian tenggara—di dekat Dadeville, Alabama. Sekitar 857 orang Creek tewas, sedangkan pasukan AS hanya kehilangan 47 prajuritnya dalam salah satu pertempuran di masa Perang Creek itu.

1899
Emilio Aguinaldo memimpin pasukan Filipina melawan pasukan Amerika Serikat (AS) dalam Pertempuran Sungai Marilao, di Marilao, Bulacan, Filipina. Dalam pertempuran itu, Filipina menelan kekalahan dengan jumlah korban tewas sebanyak 90 prajurit. Sedangkan AS hanya kehilangan 14 tentaranya.

1920
Rusia mengalami kekurangan persediaan makanan yang mengakibatkan rakyatnya kelaparan. Kekurangan makanan itu disebabkan hasil pertanian yang terhenti di negara tersebut akibat dari Perang Dunia I dan Perang Revolusi Rusia.

1938
Pertempuran antara pasukan Jepang dan Tiongkok meletus di Kiangsu, Tiongkok. Bentrokan antara pasukan dari dua negara tersebut berlangsung selama beberapa pekan. Pasukan Tiongkok berhasil menjadi pemenang dalam pertempuran yang kini disebut Pertempuran Taierzhuang itu.

1945
Atas tekanan dari Amerika Serikat (AS), Argentina mendeklarasikan perang terhadap Blok Poros dan menyakan bergabung dengan Sekutu di masa Perang Dunia II. Padahal sebelumnya, Argentina merupakan negara netral dalam Perang Dunia II dan merupakan negara yang memiliki hubungan erat dengan salah satu anggota Blok Poros, yakni Jerman.

Logo TV Marti. (Martinews.com)
1990
Pemerintah Amerika Serikat (AS) meluncurkan stasiun televisi bernama TV Marti. Stasiun televisi tersebut bertujuan untuk menggaungkan propaganda anti-Fidel Castro, pemimpin Kuba. TV Marti juga memiliki jangkauan penyiaran hingga Kuba.

2014
Filipina menandatangani perjanjian damai dengan kelompok pemberontak Moro Islamic Liberation Front (MILF) atau Gerakan Pembebasan Islam Moro. Kelompok tersebut sebelumnya telah melakukan sejumlah pemberontakan menggunakan jalan kekerasan selama berpuluh-puluh tahun.