Diskon 15% Tol Trans Jawa, Begini Komentar Warganet

Situasi jalan tol Trans Jawa ruas Kertosono/Ngawi, Kabupaten Madiun, Jatim. (Antara/Siswowidodo)
27 Maret 2019 07:00 WIB Chelin Indra Sushmita Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Diskon 15 persen untuk Tol Trans Jawa mendapat beragam respons dari warganet. Diskon yang awalnya hanya diberlakukan dua bulan sejak Januari 2019 lalu diperpanjang masa berlakunya hingga waktu yang belum ditentukan.

Kabar soal diskon Tol Trans Jawa menjadi buah bibir di kalangan warganet. Mereka menyuarakan argumen melalui berita Solopos yang dibagikan pengelola akun Instagram @iks_infokaresidenansolo, Selasa (26/3/2019).

"Hal semacam itu sudah biasa. Lucunya, peraturan tanpa kepastian," komentar @faries_the_robber.

"Diskon? Duit dari rakyat, yang bayar buat nge-bangun juga rakyat. Bahkan pekerja yang bangun tol pun ikut bayar pajak buat bikin tuh tol. Terus kita cuma lewat suruh bayar? Pakai ngomong diskon pula," sambung @massukron20.

"Habis Lebaran sampai akhir tahun naik lagi. Bangun tol untuk siapa. Truk logistik 90 persen masih mendominasi jalan reguler. Bukan tol, mahal gaes," imbuh @wisnuwijaya menimpali.

"Mau diskon atau tidak, terserah. Kan tidak pernah lewat tol. Pilih lewat jalan yang berlubang biar ada sensasinya," imbuh @hnf97_.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, perpanjangan diskon Tol Trans Jawa itu dibenarkan Direktur Utara PT Jasamarga Solo Ngawi, Ari Wibowo. Namun, diskon tersebut hanya bisa dinikmati untuk rute jarak jauh di setiap cluster. Cluster III yang melalui ruas Solo-Ngawi, diskon hanya berlaku untuk pengguna tol yang menempuh jarak jauh mulai Banyumanik, Semarang, hingga Warugunung, Surabaya, atau sebaliknya.

Tujuan pemberian diskon tersebut adalah untuk meringankan tarif tol khususnya untuk kendaraan logistik. Dia mengatakan untuk tarif tol yang diakses dari Solo tetap menggunakan tarif normal. Tarif tol awal golongan I maksimal Rp1.000/km. Besaran tarif kendaraan golongan II dan III adalah 1,5 kali dari golongan I dan untuk golongan IV dan V adalah dua kali dari golongan I.

Diskon hanya berlaku apabila pengguna jalan tol melakukan perjalanan penuh dalam satu cluster. Ketentuan tarif diskon lainnya adalah saldo kartu tol cukup. Apabila saldo kurang atau tidak terbaca, diskon tidak berlaku.