Sayembara Tangkap Abu Bakar Al Baghdadi Berhadiah Rp354 Miliar

Abu Bakar Al Baghdadi (Reuters)
26 Maret 2019 20:10 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, BAGHDAD Kekhalifahan Negara Islam Irak dan Suriah dinyatakan kalah. Kelompok radikal pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi itu telah kehilangan semua wilayah yang dikuasainya di Irak dan Suriah.

Kekalahan ISIS dikabarkan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat. Tentara SDF bertempur melawan ISIS di Suriah selama beberapa tahun terakhir. Kini, semua usaha mereka membuahkan hasil dengan terusirnya ISIS dari markas terakhirnya di Suriah.

“Pasukan Demokratik Suriah menyatakan pembersihan total terhadap ISIS,” demikian keterangan yang disampaikan juru bicara SDF, Mustefa Bali, dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/3/2019).

Meski disebut telah kalah, kelompok militan ISIS masih dianggap sebagai ancaman. Pasalnya, sejumlah pemimpin ISIS dikabarkan masih hidup. Termasuk sang pimpinan utama, Abu Bakar Al Baghdadi, yang keberadaannya masih misterius.

Para pakar pemerintahan Amerika Serikat yakin Abu Bakar Al Baghdadi masih hidup. Dia diprediksi bersembunyi di Irak. Dia dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas rentetan kekejaman yang dilakukan kelompoknya. Itulah sebabnya dia menjadi buron nomor satu di dunia. Siapapun yang berhasil menangkap Abu Bakar Al Baghdadi dijanjikan hadiah senilai US$25 juta atau setara Rp354 miliar.

Abu Bakar Al Baghdadi mendeklarasikan diri sebagai pemimpin ISIS pada 2014. Sejak saat itu, dia memimpin lebih dari tujuh juta orang di wilayah Irak dan Suriah. Kelompok ini mengklaim menegakkan hukum Islam, namun dengan cara yang brutal. Sejak saat itu, dia memimpin penggempuran di berbagai wilyah untuk melanggengkan kekuasaannya.

Selama ini, Abu Bakar Al Baghdadi sering dikabarkan terluka bahkan tewas dalam pertempuran. Namun, sampai saat ini kabar itu belum terkonfirmasi. Dia diyakini masih hidup dan bersembunyi bersama pemimpin ISIS lainnya. Dia dijuluki sebagai hantu karena tidak pernah muncul di depan umum. Kali terakhir dia muncul pada 2014 saat menyampaikan khotbah di Masjid Al Nuri, Mosul, Irak.

Abu Bakar Al Baghdadi punya tiga orang kepercayaan, kakaknya Jumaa, sopir sekaligus pengawal Abdul Latif Al Jubury, dan kurirnya Saud Al Kurdi,” terang pengamat ISIS dari Irak, Hisham Al Hashemi, seperti dikabarkan The Straits Times, Senin (25/3/2019).

Hisham Al Hashemi yakin keempat orang itu bersembunyi di Gurun Badia yang membentang di perbatasan Irak dan Suriah. Di tempat itulah putranya, Hudhayfa Al Badri, dilaporkan tewas pada Juli 2018 akibat rudal Rusia.