Viral Nomor WA Janda: Dibantah Pengadilan Agama, Kebenarannya Dipertanyakan

Pesan berantai via Whatsapp yang disebut sebagai daftar nomor para janda.
26 Maret 2019 23:00 WIB Adib Muttaqin Asfar, Detik.com Nasional Share :

Solopos.com, GARUT -- Pesan berantai nomor Whatsapp (WA) janda tersebar lewat aplikasi perpesanan WhatsApp dan masih misterius. Pengadilan Agama Garut membantah telah menyebarkan daftar nomor yang viral itu dan kepolisian masih menyelidiki kebenaran nomor-nomor itu.

Pesan berantai via Whatsapp yang tangkapan layarnya juga beredar di media sosial tersebut memuat 33 nomor telepon yang disebut milik para janda. Di awal pesan, terdapat petunjuk waktu yang diduga merupakan waktu pesan dibuat, yakni 12 Maret 2019.

"Daftar nomor WA janda di pengadilan agama per-tanggal 12 Maret 2019. Barusan Pak Tb Hidayat dari PA [pengadilan agama]," begitu kalimat awalan dalam pesan berantai tersebut.

Di bagian akhir pesan tersebut, tertera Humas Pengadilan Agama Kabupaten Garut sebagai sumber. Namun, pihak PA Garut membantah telah menyebarkan nomor-nomor itu. "Tidak, sebaran itu bukan dari pengadilan," ujar Humas PA Garut Dihyah Wahid kepada Detik.com di kantornya, Jl Suherman, Tarogong Kaler, Senin (25/3/2019).

Nomor-nomor yang viral tersebut memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Belakangan, ada pula yang menyebarkan daftar nama dan nomor WA tersebut dengan keterangan lain. Misalnya, ada pesan yang isinya serupa namun dengan keterangan berbunyi "Daftar nomor wa janda di pengadilan agama Solo" tertanggal 19 Februari 2019. Solopos.com menemukan pesan ini menyebar di salah satu grup Whatsapp lokal warga Soloraya.

Pihak PA Garut sendiri tengah menelusuri pesan berantai tersebut. Dihyah menambahkan, PA Garut baru mengetahui informasi tersebut pada Senin lalu dirinya akan melaporkan temuannya ke pimpinan.

Dihyah belum bisa memastikan terkait langkah selanjutnya yang akan ditempuh Pengadilan Agama Garut. "Tentu kami akan melaporkan dulu kepada pimpinan. Langkah selanjutnya, kalau nanti pimpinan harus melanjutkan ke hukum, ya mungkin kami akan menindaklanjuti," ujarnya.

Polisi juga masih mencoba mengusut pesan berantai "nomor WA janda" itu. "Kita coba dalami dulu. Sampai saat ini belum ada laporan," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Masjid Al-Istiqomah, JL Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Budi belum bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut. Hingga saat ini, polisi belum menerima laporan pengaduan yang dirugikan pesan viral itu. "Intinya kami dalami dulu. Kalau memang benar kita selidiki," katanya.

Sumber : Detik.com