Amien Rais Sebut Hotel Borobudur Banyak Genderuwo, Manajemen Pertanyakan Buktinya

Amien Rais memasuki kompleks Mapolresta Surakarta untuk mendampingi Ketum PA 212 Slamet Maarif yang diperiksa terkait dugaan pelanggaran kampanye, Kamis (7/2/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
26 Maret 2019 21:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Raies meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menggelar penghitungan suara hasil Pemilu dan Pilpres 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, dengan alasan hotel itu dihuni banyak makhluk gaib. Namun pihak hotel membantahnya.

Amien Rais mengklaim Hotel Borobudur bernuansa gaib. Dia juga mengklaim hotel itu banyak makhluk gaib seperti jin dan genderuwo.

"Saya ada pesan satu penting sekali, penghitungan hasil pemilu jangan pernah di Hotel Borobudur. Banyak jin dan genderuwo di sana," kata Amien di DPR, Selasa (26/3/2019), dilansir Suara.com.

Amien menilai tempat paling aman dalam melakukan penghitungan suara hasil Pemilu 2019 ialah di Gedung KPU atau di Gedung DPR.

"Saya tahu di sana ada banyak sekali hacker dan lain-lain. Jadi kita yang sadar jangan pernah di [Hotel] Borobudur, apa Borobudur itu. Lebih baik di KPU atau di DPR, itu yang paling penting untuk hari ini," tandas Amien Rais.

Menanggapi ucapan Amien Rais itu, manajemen Hotel Borobudur membantah ada banyak jin, genderuwo, dan hacker di hotelnya. Menurut pihak manajemen, pernyataan Amien tak berdasar.

"Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar melalui beberapa media online mengenai pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN yang juga Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais bahwa di Hotel Borobudur Jakarta terdapat banyak jin, genderuwo dan hacker, kami menolak dengan tegas pernyataan yang tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan tersebut," kata Marketing Communications Manager Hotel Borobudur, Rizki Permata Sari, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/3/2019), dilansir Detik.com.

Rizki juga menyatakan pihaknya berkomitmen terbuka mengenai setiap kegiatan di hotel tersebut. Termasuk, salah satunya soal rencana KPU menggelar tabulasi hasil Pemilu 2019 di sana.

"Hotel Borobudur Jakarta sangat menghargai kesempatan untuk menanggapi pernyataan Amien Rais ini dan berkomitmen penuh untuk bersikap terbuka mengenai setiap aktivitas dan peristiwa yang terjadi di Hotel Borobudur Jakarta," ujarnya.