LIPI Bantah Bikin Survei yang Unggulkan Prabowo-Sandi

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersiap mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2 - 2019). (Bisnis/Nurul Hidayat)
26 Maret 2019 19:40 WIB Nancy Junita Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Dr Firman Noor menegaskan bahwa lembaga itu tak pernah mengeluarkan hasil survei mengunggulkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Firman menegaskan hal itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima Bisnis/JIBI, Selasa (26/3/2019). Menurut Firman bahwa hasil survei yang disampaikan dalam diskusi pada  Minggu (24/3/2019) adalah hasil survei Rumah Demokrasi yang disampaikan Ramdansyah.

“LIPI tidak terlibat sama sekali di dalam proses dan penyampaian hasil survei tersebut,” ujarnya. Hasil survei itu menyebutkan elektabilitas Jokowi-Maruf 40,30 persen dan Prabowo-Sandi 45,45%, dan yang tidak tahu/tidak menjawab 14,25%.

Sebelumnya, beredar luas pemberitaan terkait keterlibatan LIPI dalam diskusi bertajuk Migrasi Suara Pilpres 2019: Hasil Survei versus Realitas yang diselenggarakan oleh Rumah Demokrasi di Jakarta, pada hari Minggu (24/3/2019).

Firman menjelakan, peneliti LIPI, yakni Firman Noor dan Aisah Putri Budiatri, hadir dalam diskusi tersebut sebagai narasumber untuk mencermati secara umum peluang migrasi suara dalam Pemilu 2019. Diskusi itu membahas peluang migrasi dapat terjadi melalui perpindahan dari satu pasangan calon ke pasangan calon lain, dan/atau dari swing voter ke salah satu pasangan calon.

“Meminta semua pihak agar lebih cermat, berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menyampaikan atau menyebarluaskan berita kepada publik agar tidak terjebak pada pemberitaan hoaks yang dapat merugikan kredibilitas sebuah lembaga, khususnya lembaga penelitian seperti LIPI,” tambah Firman.

Sumber : Bisnis/JIBI