Tujuh Perguruan Tinggi Dipastikan Sudah Penuh untuk Lokasi UTBK

Ilustrasi ujian tulis berbasis kertas Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (Antara/M. Agung Rajasa)
26 Maret 2019 13:07 WIB Tamara Geraldine Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi memastikan tujuh perguruan tinggi (PT) di sejumlah kota besar yang akan dijadikan lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN penuh.

Sementara itu, jumlah pendaftar UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 telah mencapai 755.593 orang. Jumlah tersebut berdasarkan statistik terbaru hingga Senin (25/3/2019) pukul 06.00 WIB.

“Siswa yang sudah berhasil login dan sudah mengisi biodata sampai Senin pukul 06.00 WIB mencapai 755.593 orang. Dari jumlah tersebut, 694.499 orang sudah melakukan finalisasi. Artinya peserta sudah membayar biaya pendaftaran dan mendapatkan kartu peserta UTBK SBMPTN. Perinciannya, peserta kelompok sains dan teknologi [sainstek] ada 372.648 orang dan sosial humaniora [soshum] sebanyak 321.851 orang. Sementara itu, jumlah peserta reguler mencapai 519.822 orang. Bidikmisi sebanyak 174.677 orang,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin.

Beberapa lokasi pusat UTBK SBMPTN di kota besar sudah penuh. “Lokasi yang sudah penuh di antaranya Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta di DKI Jakarta; Universitas Negeri Jogja, Institut Seni Indonesia [ISI] Yogyakarta, serta Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta; Universitas Diponegoro di Semarang; dan Institut Teknologi Bandung sudah fully booked untuk gelombang pertama,” kata dia.

Calon peserta tak perlu mengeluh tak dapat mengikuti tes di tempat yang diinginkan. Kuota dapat dilihat calon peserta saat mendaftar UTBK SBMPTN 2019. “Misal ada calon mahasiswa yang ingin tes di UNS [Universitas Sebelas Maret] Solo. Peserta tidak dapat memilih lokasi ujian di UNS karena kuotanya sudah penuh. Tapi, di Solo itu kan ada universitas lain seperti ISI Solo,” ujar dia.

Pada gelombang I, seluruh pusat UTBK yang berjumlah 85 PT menggelar ujian dengan tanggal sama yakni pada 13,14,27,28 April dan 4 Mei. Ada dua sesi ujian setiap hari.

Sementara itu, UTBK Gelombang II diselenggarakan pada 11 hingga 26 Mei dengan perincian 11, 12, 18, 25, 26 Mei mendatang. Namun, tidak semua pusat UTBK mengadakan tes pada tanggal-tanggal tersebut.

“Misalnya pusat UTBK di Universitas Indonesia hanya menyelenggarakan tes pada 11-12 Mei. Sementara, pusat UTBK di UNJ [Universitas Negeri Jogja dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta] hanya mengadakan tes pada 11 Mei. Beberapa pusat UTBK yang rutin menyelenggarakan tes adalah Universitas Diponegoro, Universitas Pendidikan Indonesia [UPI], dan Universitas Singaperbangsa Karawang yang menyelenggarakan tes pada 11,12, 18, 25, 26 Mei mendatang,” ujar dia.