Sejarah Hari Ini: 25 Maret 1971, Perang Kemerdekaan Bangladesh Pecah

Kapal PNS Ghazi yang disewa dari AS dan digunakan Pakistan dalam Perang Kemerdekaan Bangladesh. (Wikimedia.org)
25 Maret 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 25 Maret 1971, Perang Kemerdekaan Bangladesh meletus di kawasan Bangladesh yang dulu masih bernama Paskitan Timur.

Meletusnya perang itu merupakan satu dari sekian banyak peristiwa pada 25 Maret yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 25 Maret yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 25 Maret:

717
Kaisar Theodosius III mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kaisar di Kekaisaran Bizantium. Ia memutuskan untuk mendalami agama dan berkutat dalam bidang kependetaan.

Makam Richard I di Katedral, Rouen, Prancis. (Wikimedia.org)
1199
Raja Inggris Richard I terkena anak panah saat bertempur melawan pasukan Prancis. Ia lantas meninggal beberapa hari kemudian dan digantikan adiknya, John.

1802
Inggris dan Prancis menandatangani perjanjian damai di Amiens, Prancis. Perjanjian itu ditandatangani demi mengakhiri Perang Revolusi Prancis yang berlangsung selama hampir 10 tahun.

1939
Majalah musik ternama asal Amerika Serikat, Billboard, untuk kali pertama mencantumkan lagu beraliran country dalam daftar tangga lagunya. Sebelumnya, musik country tak pernah dimasukkan dalam daftar karena dianggap sebagai musik rendahan.

1941
Yugoslavia turut menandatangani Pakta Tripartit yang sebelumnya telah ditandatangani Jerman, Jepang, Italia, Hungaria, Rumania, Slovakia, dan Bulgaria. Dengan penandatanganan itu, Yugoslavia secara resmi bergabung dengan Blok Poros dalam Perang Dunia II.

1957
Prancis, Italia, Jerman, Belanda, Belgia, dan Luksemburg menandatangani Perjanjian Roma di Roma, Italia untuk mendirikan organisasi bernama European Economic Community (EEC) atau Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Setelah Uni Eropa dibentuk pada 1993, MEE disatukan dan berganti nama menjadi European Community (EC) atau Masyarakat Eropa (ME). Pada 2009, semua lembaga ME dileburkan menjadi satu dengan Uni Eropa.

Makam Richard I di Katedral, Rouen, Prancis. (Wikimedia.org)
1967
Seorang aktivis Amerika Serikat (AS), Martin Luther King Junior, memimpin 5.000 demonstran turun ke jalan di Chicago, AS. Mereka mengecam militer AS yang seakan-akan tak mau menghentikan Perang Vietnam.

1971
Perang Kemerdekaan Bangladesh meletus di kawasan Bangladesh yang dulu masih bernama Paskitan Timur. Gerakan Nasionalis Benggala berusaha melepaskan Bangladesh dari Paskitan dan menjadi negara merdeka. Gerakan itu mendapatkan bantuan dari pasukan India untuk melawan Pakistan. Pakistan mengirim pasukannya ke Bangladesh untuk menjalankan Operasi Searchlight demi mengatasi Gerakan Nasionalis Benggala.

1975
Raja Arab Saudi, Faisal bin Abdulaziz Al Saud, ditembak mati oleh keponakannya yang bernama Faisal bin Musaid. Pihak berwenang berhasil meringkus Faisal bin Musaid dan kemudian memenggal kepalanya di muka umum.

2008
Tentara Irak melancarkan serangan demi mengusir Tentara Mahdi yang menduduki Kota Basra, Irak. Dalam serangan tersebut, pasukan Irak dibantu tentara Amerika Serikat (AS). Peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Basra itu berlangsung selama enam hari. Tentara Mahdi perlahan mulai meninggalkan Kota Basra setelah pertempuran berakhir.