Survei Charta Politika: Turun Tipis, Selisih Jokowi-Maruf Vs Prabowo-Sandi 18,2%

Joko Widodo bersalaman dengan Prabowo Subianto usai Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). (Antara - Sigid Kurinawan)
25 Maret 2019 16:00 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Satu lagi hasil survei yang menunjukkan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019 pada Maret 2019. Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan selisih elektabilitas Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sedikit menipis daripada dua bulan lalu.

Dalam survei Maret 2019, Charta Politika mencatat elektabilitas kedua pasangan kandidat sama-sama menunjukkan peningkatan. Elektabilitas Jokowi-Maruf kini mencapai 53,6%, sedangkan Prabowo-Sandi 35,4%. Sementara itu 11% responden lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Angka ini sedikit meningkat daripada survei pada Januari 2019 lalu yang menempatkan Jokowi-Maruf 53,2%, sedangkan Prabowo-Sandi 34,1%. Jokowi-Maruf naik 0,4% dan Prabowo-Sandi naik 1,3%.

Dengan demikian, selisih elektabilitas kedua pasangan kini menjadi 18,2%. Keunggulan Jokowi-Maruf atas Prabowo-Sandi tersebut menipis dibandingkan pada Januari lalu yang mencapai 19,1%. Selisih elektabilitas keduanya tampak fluktuatif mengingat pada Oktober 2018 lalu mencapai 17,7% dan pada April 2018 gap keduanya mencapai 28,8%.

Sementara itu ketika dilakukan ekstrapolasi atau tanpa menyertakan persentase undecided voters, maka Jokowi-Maruf unggul 20,4%. Jokowi–Maruf dipilih oleh 60,2% responden, mengungguli Prabowo–Sandiaga yang dipilih 39,8% responden.

Survei ini dilakukan pada 1-9 Maret 2019 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 Provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2,19%) dan tingkat kepercayaan 95%.

Kolom 12 hours ago

MGMP Reborn