4 Hoax yang Ditangkis Jokowi

Presiden Jokowi bersama Chelsea Islan mencoba MRT dengan rute stasiun Bundaran HI-Lebak Bulus-Istora di Jakarta, Kamis (21/3 - 2019). (Antara/Akbar Nugroho Gumay)
25 Maret 2019 00:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, BANTEN -- Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengungkap empat isu hoax yang menyerang dirinya. Di hadapan para pendukungnya yang memadati Stadion Maulana Yusuf Banten, Minggu (24/3/2019), Jokowi menyebut keempat hoax itu kini menyebar di media sosial maupun dari rumah ke rumah.

Isu hoax pertama adalah isu terkait pelajaran agama. "Ada isu yang menyebut nanti kalau Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang pendidikan agama akan dihapus. Percaya? Tidak percaya? Itu adalah bohong hoax!," tegas Jokowi di hadapan para pendukungnya sebagaimana dikutip dari Okezone.com.

Kabar hoax yang kedua adalah terkait larangan azan. "Yang kedua ada juga isu-isu nanti kalau Jokowi-Ma'ruf Amin menang azan akan dilarang. Bohong? Bohong!"' lanjut pria asal Solo itu.

Jokowi melanjutkan daftar hoax ketiga dan keempat. Ini terkait isu akan dilegalkannya zina dan pernikahan sejenis. Menurut Jokowi, isu itu adalah hal yang tak mungkin terjadi selama dia dan Kiai Ma'ruf memimpin Indonesia.

"Ingat pendamping saya Kiai Haji Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia. Tidak mungkin kan. Ini adalah fitnah-fitnah yang ingin menjatuhkan. Cara-cara politik yang tidak beretika. Saudara-saudara harus berani melawan ini, merespon ini," ujar Jokowi.

Sebab, lanjut capres nomor urut 01, hoax yang didiamkan berpotensi dianggap sebagai kebenaran. "Nanti kalau kita diam, kabar-kabar seperti itu akan dianggap benar akan dianggap betul. Harus direspons, dilawan, dan harus diluruskan. Yang keempat ada isu-isu nanti di bawah Jokowi-Amin menang, zina akan dilegalkan. Hoax, kabar bohong ini juga harus direspons dengan baik," ujar Jokowi.

Kepada pendukungnya, Jokowi mengajak untuk tampil sebagai duta anti-hoax. Menurutnya, hoax akan kalah jika dilawan kejujuran. "Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kita semua. Sebab masyarakat banyak sekali hoax, kabar fitnah, dan kabar bohong. Jangan dibiarkan. Ini harus direspons harus dilawan. Saudara-saudara berani melawan hoax? Melawan fitnah?," tanya Jokowi, yang langsung dijawab, “siap” oleh para pendukung 01

Sumber : Okezone.com