Banggakan Sandiaga & Erwin Aksa, Prabowo Mengaku Sudah Ingin Istirahat

Prabowo Subianto (kiri) bersama Sandiaga Uno (kanan) berbicara dalam acara silahturahmi Aliansi Pengusaha Nasional, di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (21/3 - 2019). (Antara/Aprillio Akbar)
22 Maret 2019 05:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menceritakan ketertarikannya kepada dua pengusaha muda untuk menjadi pasangannya pada pemilihan presiden, bahkan sejak 2014. Kedua orang itu adalah Sandiaga Uno, dan Erwin Aksa--keponakan Jusuf Kalla yang kini merapat ke kubunya.

Prabowo mengatakan dirinya mengajak anak muda karena usianya yang sudah tua. Pada Oktober 2019 nanti, usianya mencapai 68 tahun. Pada usia menuju kepala tujuh ini Prabowo mengklaim dirinya ingin beristirahat. Apalagi sejak usia 18 tahun dia mengaku tidak pernah libur.

Anak pertamanya, katanya, sering mengeluh karena kesibukannya. Akan tetapi Prabowo merasa kondisi Indonesia yang tak kunjung baik ini mengurungkan niatnya menikmati hidup dan memilih kembali turun gunung di Pilpres 2019.

“Alhamdulillah saya ketemu Sandi. Sebetulnya saya sudah minta dia dari 2014. Saya terus terang saja termasuk Saudara Erwin Aksa saya minta. Ya kalau tidak Erwin, Sandi aku minta,” katanya saat menerima deklarasi dukungan Aliansi Pengusaha Nasional di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Prabowo menjelaskan bahwa kriteria orang yang menjadi pasangannya adalah sosok yang sehat, pintar, dan kuat. Dengan begitu ketika dia tidak lagi aktif, masih ada penerusnya. Sandi dan Erwin adalah sosok yang menurutnya cocok.

“Itu adalah ilmu seorang panglima. Panglima harus cari orang yang pintar biar tidak terlalu capai. Kalau orang sekitar kita bodoh-bodoh, kita yang capai,” jelasnya.

Hal ini, katanya, terbukti selama kampanye Sandiaga jauh lebih banyak melakukan safari politik dibandingkan dirinya. “Saya bersyukur wakil saya Sandi. Saya kampanye 1 titik, dia 15 titik. Jadi yang pinter siapa?” tanyanya.

Sumber : Bisnis/JIBI