Guru Cabuli Siswi SD Saat Ganti Baju Olahraga, 6 Anak Jadi Korban

Ilustrasi pencabulan. (Solopos/Whisnu Paksa)
21 Maret 2019 20:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, PALEMBANG -- Polisi menangkap seorang guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Lembak, Muaraenim, Sumatra Selatan, karena diduga telah mencabuli setidaknya enam orang siswa.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono yang dihubungi Antara dari Palembang, Kamis (21/3/2019), mengatakan guru tersebut berinisial M, 27. Guru tersebut telah dijemput petugas unit Reskrim Polsek Lembak, Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

M yang diketahui sebagai warga Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, ini dilaporkan orang tua seorang siswa di SD tersebut yang diduga menjadi korban pencabulan. Berdasarkan laporan korban, pencabulan itu terjadi pada Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB di ruang kelas 5B, yakni tempat pelaku mengajar.

Pada saat itu seorang siswa putri yang duduk di kelas 5 hendak mengganti pakaian olahraga di ruang kelas tersebut. Kemudian tersangka tiba-tiba masuk ruangan dan langsung menarik rambut siswa tersebut hingga melakukan pencabulan.

Setelah jam sekolah usai, siswa tersebut pulang ke rumahnya. Korban pun menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Tak terima anaknya menjadi korban pencabulan, orang tua siswa itu melapor ke petugas Polsek Lembak dan kepala sekolah tepat anaknya belajar.

Setelah menerima laporan yang sudah dibuat sebagai laporan polisi nomor LP/B/06/III/2019/Sumsel/Res Muara Enim/Sek Lembak tertanggal 20 Maret 2019, polisi langsung menangkap guru tersebut. “Tersangka bersama barang buktinya telah diamankan,” kata Kapolres.

Barang bukti yang disita polisi di antaranya pakaian yang dipakai korban saat tersangka mencabuli. Dalam kasus ini tersangka dijerat pasal 81 ayat 2 UU No 17/2016 perubahan kedua UU No 35/2014 tentang perlindungan anak.

Berdasarkan pengakuan tersangka setidaknya ada enam siswa yang menjadi korban pencabulannya.

“Para korban lainnya belum membuat laporan kepada kami, tapi kasus ini terus kami dalami,” kata dia.

Sumber : Antara