Cek Fakta Debat Cawapres Pilpres 2019

Cawapres no urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) berjabat tangan dengan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) saat mengikuti Debat Capres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3 - 2019). (Antara/Wahyu Putro A)
17 Maret 2019 23:09 WIB Danang Nur Ihsan Nasional Share :

Solopos.com, SOLO  –  Debat ketiga Pilpres 2019, Minggu (17/3/2019) diikuti oleh Cawapres masing-masing nomor urut. Beikut cek fakta pernyataan Cawapres no urut 1 Ma’ruf Amin dan Cawapres no urut 2 Sandiaga Uno yang dirangkum Redaksi Solopos:

Ma’ruf Amin

“Sekarang peserta BPJS Kesehatan capai 215 juta orang dan 96,8 juta orang adalah PBI [penerima bantuan iuran] dari pemerintah.”

Fakta

Berdasarkan data BPJS Kesehatan per 1 Maret, jumlah perserta BPJS Kesehatan mencapai 218.132.478 orang. Peserta masuk kategori PBI APBN mencapai 96.097.366. sedangkan dalam APBN 2019, pemerintah menargetkan penerima PBI adalah 96,8 juta orang.

sumber: bpjs-kesehatan.go.id

Sandiaga Uno

"Jangan sampai terjadi antrean, apalagi obat tidak tersedia karena pengelolaan [BPJS Kesehatan] yang belum sempurna."

Fakta

BPJS Kesehatan menerapkan uji coba rujukan online sejak Agustus-Oktober 2018 untuk mengurangi antrean di fasilitas kesehatan. Pada 2018, persentase ketersediaan obat dan vaksin di puskesmas adalah 86% dan pada 2019 ditargetkan 95%.

Sumber: BPJS Kesehatan dan APBN 2019

Ma’ruf Amin

”Kesehatan ibu dan anak, terutama untuk mencegah terjadinya stunting yang sudah diturunkan 7 persen.”

Fakta

Kementerian Kesehatan mencatat persentase stunting pada 2015 adalah 24,8% dan pada 2019 ditarget 29% atau turun 4,2%

Sumber: Buku Informasi APBN 2019

Sandiaga Uno

"Sangat ironis, siswa-siswa SMK sekarang mendominasi jumlah pengangguran kita. 61 persen pengangguran kita adalah anak muda."

Fakta

Pengangguran terbuka pada Agustus 2018 mencapai 5,34%. Pengangguran didominasi lulusan SMK yaitu 11,24% disusul lulusan SMA 7,95% dan lulusan diploma 6,02%.

Sumber: BPS

Ma’ruf Amin

"Tenaga kerja asing di Indonesia terkendali dengan aturan yang ada jumlahnya di bawah 0,01 persen dan itu adalah paling rendah di seluruh dunia.”

Fakta

Jumlah tenaga kerja asing (TKA) pada 2018 adalah 95.335 orang. jumlah itu setara dengan 0,03% dari jumlah penduduk Indonesia atau 0,07% dari angkatan kerja. Di negara lain persentase TKA dengan angkatan kerja adalah Malaysia 12%, Singapura 60,9% (2017), Thailand 4,5% (2016), dan Vietnam 0,14%

Sumber: Kemnaker

Sandiaga Uno

”Prabowo-Sandi melihat UMKM adalah solusi peciptaan lapangan kerja, UMKM adalah jumlah 99,9 persen dari unit usaha yang dimilik bangsa ini.”

Fakta

Jumlah usaha kecil di Indonesia mencapai 93,4 %, usaha menengah 5,1%, dan usaha besar hanya 1%. UMKM menyumbang terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga 60,34%.

Sumber: Kemenkop & UKM

Kolom 5 hours ago

Spekulasi