Sejarah Hari Ini: 16 Maret 1963, Letusan Gunung Agung Tewaskan 1.148 Orang

Foto Gunung Agung pada 2018. (Suara.com)
16 Maret 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 16 Maret 1963, Gunung Agung di Bali meletus. Letusan Gunung Agung itu menewaskan tak kurang dari 1.148 orang.

Meletusnya Gunung Agung itu merupakan satu dari sekian banyak peristiwa pada 16 Maret yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 16 Maret yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 16 Maret:

George Simon Ohm. (Wikimedia.org)
1789
George Simon Ohm lahir di Erlangen, Jerman. Namanya lantas dikenal luas sebagai seorang fisikawan yang banyak mengemukakan teori di bidang kelistrikan. Karyanya yang paling dikenal adalah teori mengenai hubungan antara aliran listrik, tegangan, dan tahanan konduktor di dalam sirkuit yang lantas disebut Hukum Ohm.

1812
Pasukan Inggris dan pasukan Portugal menyerbu wilayah Badajoz di Spanyol yang dikuasai Prancis. Serangan itu memicu pertempuran antara Inggris-Portugal dan Prancis selama 20 hari dan berakhir dengan kemenangan Inggris Portugal.

1945
Pulau Iwo Jima di Samudera Pasifik yang telah dikuasai Amerika Serikat (AS) dan dinyatakan aman mendapatkan serangan mendadak dari Jepang. Sebelumnya, pasukan Jepang sebenarnya telah dinyatakan kalah dalam memperebutkan Pulau Iwo Jima. Lebih dari 100 tentara AS tewas dalam serangan mendadak tersebut.

1945
Pasukan Inggris membombardir wilayah Wurzburg, Jerman. Dalam 20 menit, diperkirakan 90 persen bangunan di wilayah tersebut hancur. Serangan Inggris ke Jerman di akhir Perang Dunia II itu juga menewaskan sekitar 5.000 orang.

1953
Presiden Yugoslavia, Josip Broz Tito, mengunjungi Inggris untuk memperkuat hubungan kedua negara setelah Menteri Luar Negeri Inggris, Anthony Eden, juga telah mengunjungi Yugoslavia. Kunjungan itu menjadikan Tito sebagai kepala negara komunis pertama yang mengunjungi Inggris.

1963
Gunung Agung di Bali meletus menewaskan 1.148 orang dan membuat 296 orang luka-luka. Sebelum meletus, Gunung Agung telah mengeluarkan lahar selama 20 hari.

1968
Tentara Amerika Serikat (AS) membantai warga sipil tak bersenjata di Desa Son May, Vietnam Selatan. Diperkirakan sekitar 300 hingga 500 penduduk desa termasuk wanita dan anak-anak tewas dalam pembantaian tersebut. Peristiwa tragis itu dikenang dengan sebutan Pembantaian May Lai.

Dian Paramita Sastrowardoyo. (Instagram-@therealdisastr)
1982
Dian Paramita Sastrowardoyo lahir di Jakarta, Indonesia. Kini, namanya dikenal luas sebagai aktris yang pernah membintangi beberapa judul film layar lebar. Perannya yang bisa dibilang paling dikenang pencinta film adalah kala dirinnya memerankan tokoh Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta?.

1989
Theo James Walcott dilahirkan di Stanmore, Inggris. Namanya kemudian menjadi terkenal sebagai pemain sepak bola yang pernah membela salah satu klub besar di Inggris, Arsenal, sejak 2006 hingga 2018. Setelah 12 tahun di Arsenal, Walcott memutuskan untuk pindah ke klub lainnya di Inggris, Everton. Walcott juga merupakan bagian dari skuat Tim Nasional Inggris sejak 2006 silam.

1988
Ribuan orang Kurdi di Kota Halabja, sebelah utara Irak tewas dalam serangan gas beracun. Serangan itu diyakini dilakukan pasukan Irak. Pemimpin Irak Saddam Hussein diduga menjadi otak di balik serangan gas beracun tersebut.