Untuk Mendorong Regenerasi Petani, Henry Indraguna Rela Blusukan

Henry Indraguna Caleg DPR dari Partai Perindo Dapil V Jateng, menghadiri panen raya padi bersama petani di Sambirejo Transan Juwiring, Klate, Selasa (19/2 - 2019). (Istimewa/Dok. Henry Indraguna)
14 Maret 2019 03:28 WIB R Bony Eko Wicaksono Nasional Share :

Solopos.com, SUKOHARJO-Calon legislatif (caleg) DPR dari Partai Persatuan Indonesia (Perindro), K.R.A.T. Henry Indraguna, S.H, C.L.A, C.I.L rela blusukan menyambangi kalangan masyarakat akar rumput atau grassroots.

Henry hampir saban hari berinteraksi dan menerima aspirasi dari para pedagang pasar tradisional, buruh, dan petani. Henry sangat memahami berbagai persoalan masyarakat level bawah. Dia ingin memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kesejahteraan wong cilik di berbagai sektor terutama pertanian.

Menurutnya, Indonesia harus mampu mandiri atau swasembada pangan. Hal ini bakal berimplikasi pada kesejahteraan para petani yang menjadi pahlawan ketahanan pangan Tanah Air. “Kesejahteraan para petani menjadi salah satu prioritas utama jika saya duduk di parlemen. Rendahnya harga gabah kering merupakan faktor utama rendahnya penghasilan yang diterima petani saat masa panen padi,” kata dia, saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (13/3/2019).

Kegelisahan para petani diperparah dengan merajalelanya para tengkulak di wilayah perdesaan. Mereka berkuasa memainkan harga gabah saat masa panen raya padi. langsung membeli hasil panen padi dan mematok harga gabah kering di atas harga pembelian pemerintah (HPP).
Pria kelahiran Bandung, 29 Agustus 1973 ini berkomitmen mewujudkan kepastian hukum bagi para petani. Penguatan payung hukum dilakukan untuk membentengi para petani dari serbuan para tengkulak.

“Kepastian hukum meliputi harga produksi pertanian, pemberian subsidi pupuk dan pengurangan impor beras. Sehingga kesejahteraan para petani meningkat secara perlahan-lahan,” tutur Henry.

Selain itu, Henry juga menyoroti regenerasi petani yang dinilai masih kurang. Hendry bakal mendorong lembaga pendidikan baik jenjang SMK maupun perguruan tinggi untuk memberi pelatihan kepada generasi muda agar berminat terjun di sektor pertanian. Mereka bisa menciptakan peralatan-peralatan pertanian berteknologi canggih di era digital.

Henry berjanji berjuang sekuat tenaga untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Dia bakal allout agar mampu meraup suara terbanyak di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah meliputi Kota Solo, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. “Kelangsungan hidup para petani harus diperjuangkan para wakil rakyat. Ini komitmen saya untuk pembangunan sektor pertanian,” kata dia.