Pengawal yang Diomeli Prabowo di Cianjur Minta Maaf

Capres nomer urut 02, Prabowo Subianto. (Antara)
12 Maret 2019 20:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pengawal VVIP calon presiden yang dimarahi Prabowo Subianto karena dianggap menghalanginya dekat dengan warga Cianjur, Jawa Barat, meminta maaf. Melalui video yang direkam di Media Center Prabowo-Sandi, pengawal tersebut mengaku melakukan kesalahan.

AKBP Rahmat Hakim, pengawal tersebut, mengatakan sebagai Satgas PUS Pengawal VVIP Mabes Polri yang ditugaskan untuk mengawal Prabowo, dia mengakui telah melakukan kesalahan. Rahmat meminta maaf bukan hanya kepada Prabowo, tapi juga kepada warga Cianjur.

“Pengawalan yang kami laksanakan karena antusiasme masyarakat yang mendekat,” katanya melalui video berdurasi 53 detik itu, Selasa (12/3/2019).

Atas kejadian itu, kata dia, Prabowo menegurnya agar selalu menjaga keselamatan masyarakat dan bersikap lebih humanis kepada masyarakat.  “Demikian pernyataan kami untuk meluruskan berita-berita hoaks yang beredar," tambahnya

Pernyataan itu mengkonter isu di media sosial bahwa Prabowo Subianto sedang mengomeli seseorang saat sedang safari politik. Video tersebut ramai jadi cibiran warganet karena mereka menganggap capres nomor urut 02 memarahi warga.

Dalam lawatannya itu, Prabowo menegur seseorang yang ternyata merupakan salah satu pasukan pengamanannya. Hal ini dilakukannya setelah melihat ada seorang warga yang hampir terjatuh karena berdesakan saat ingin menyalaminya.

“Kamu jangan halangi saya untuk salaman dengan rakyat,” kata Prabowo saat menuju lokasi pertemuan di Gedung Assakinah, Cianjur, berdasarkan rekaman video yang beredar.

Sumber : Bisnis/JIBI