Sejarah Hari Ini: 10 Maret 1965, 2 Anggota KKO TNI AL Bom Singapura

Harun bin Said (kiri) dan Usman Janatin bin H. Mohd Ali (kanan). (Wikimedia.org)
10 Maret 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 10 Maret 1965, serangan bom melanda Mac Donald House di Singapura yang menyebabkan 3 orang tewas dan sedikitnya 33 orang luka-luka. Dua tentara Indonesia Harun bin Said dan Usman Janatin bin H. Mohd Ali kemudian dituding sebagai pelaku pengeboman tersebut.

Pengeboman di Singapura itu merupakan satu dari sekian banyak peristiwa pada 10 Maret yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 10 Maret yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 10 Maret:

241 SM
Pasukan Republik Romawi berhasil menenggelamkan armada kapal Kartago dalam pertempuran di perairan dekat Pulau Aegadian, sebelah barat Sisilia. Pertempuran tersebut sekaligus mengakhiri Perang Punisia Pertama antara Republik Romawi dan Kartago yang berlangsung sejak 264 SM.

1607
Pasukan pimpinan Susenyos I mengalahkan pasukan Etiopia pimpinan Yaqob I dalam Pertempuran Gol di Gojjam, sebelah barat Etiopia. Kemenangan Susenyos I itu sekaligus menegaskan dirinya sebagai Kaisar di Etopia.

Bendera dengan logo Chelsea FC. (Reuters)
1905
Pebisnis Henry Augustus Mears bersama koleganya secara resmi mendirikan klub sepak bola bernama Chelsea FC. Pendirian klub tersebut diresmikan di pub The Rising Sun—kini restoran The Butcher’s Hook—di Fulham, London, Inggris. Mears mendirikan Chelsea setelah berhasil mengakuisisi Stadion Stamford Bridge yang digunakan sebagai markas klub tersebut hingga kini.

1917
Di masa Perang Dunia I, pasukan Inggris berhasil mengalahkan pasukan Kesulatanan Ottoman yang menduduki Kota Bagdad, Irak. Keberhasilan itu diraih Inggris setelah bertempur selama beberapa hari. Demi merebut Bagdad, Inggris mengerahkan 50.000 tentara, sedangakan pasukan Kekaisaran Ottoman hanya diperkuat sekitar 25.000 prajuritnya.

1942
Pasukan Jepang untuk kali ketiga mendarat di Australia dan berusaha menguasai negara tersebut. Kedatangan Jepang itu sekaligus untuk mengusir pasukan Sekutu dari Australia.

Osama bin Laden. (Biography.com)
1957
Osama bin Laden lahir di Riyadh, Arab Saudi. Namanya kemudian dikenal luas sebagai pendiri organisasi Al-Qaeda. Ia juga dikenal luas di dunia setelah dituduh sebagai otak di balik Serangan 11 September di Amerika Serikat (AS). Otoritas AS mengklaim pasukannya telah berhasil membunuh Osama di Abbottabad, Pakistan, pada 2 Mei 2011.

1959
Karena takut akan invasi tentara Tiongkok, ribuan orang Tibet berkumpul mengelilingi kediaman Dalai Lama. Mereka khawatir tentara Tiongkok akan menculik Dalai Lama. Dalai Lama lantas dilarikan ke India untuk menjamin perlindungannya. Dalai Lama adalah sebutan bagi kepala pemerintahan Tibet, mengendalikan sebagian besar negara dari ibu kota di Lhasa. Dalai Lama juga merupakan kepala ajaran Buddha Tibet.

1965
Serangan bom melanda Mac Donald House di Singapura yang menyebabkan tiga orang tewas dan sedikitnya 33 orang luka-luka. Dua anggota dua prajurit Korps Komando Operasi (KKO) TNI Angkatan Laut Indonesia, Harun bin Said dan Usman Janatin bin H. Mohd Ali, kemudian dituding sebagai pelaku pengeboman tersebut. Kejadian itu erat kaitannya dengan konfrontasi antara Indonesia dan Singapura.

1968
Pasukan Vietnam Utara dan pasukan Pathet Pao—gerakan nasionalis pro-komunis Laos—menyerang pasukan Amerika Serikat (AS) dan pasukan Kerajaan Laos di Phou Pha Thi, Houaphanh, Laos. Serangan di masa Perang Vietnam itu memicu pertempuran selama dua hari dan berakhir dengan kemenangan pasukan Vietnam Utara dan Pathet Pao.

1977
Satelit komunikasi milik Indonesia, Palapa A2, diluncurkan dari Kennedy Space Center, Amerika Serikat (AS). Satelit tersebut kemudian mengorbit sehari kemudian dan beroperasi hingga Januari 1988.