Pede Menang di Jabar, Jokowi: Hasil Survei Sudah Lewat!

Presiden pada acara Gebyar Bakso Merah Putih di Lapangan Deltamas, Desa Hegarmukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/3 - 2019) siang. (Istimewa/Setkab.go.id)
10 Maret 2019 20:35 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG -- Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimistis menang di Jawa Barat dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Dia mengklaim hasil survei saat ini menjadi dasar keyakinannya.

"Saya ingatkan kembali, dulu lima tahun yang lalu kita di Jawa Barat ini hanya dapat 40 persen, tepatnya 40,22 persen, yang di sana [Prabowo-Hatta] dapat 59,78 persen. Tetapi melihat militansi siang ini saya yakin 2019 kita menang. Saya yakin di 17 April kita akan memenangkan provinsi Jawa Barat, atas izin Allah," kata Jokowi di vila Istana Bunga, Parompong, kabupaten Bandung, Minggu (10/3/2019).

Jokowi menghadiri acara Parahyangan Bersatu, melakukan silaturahmi tokoh masyarakat, dan bertemu relawan Balad Jokowi Kabupaten Bandung Barat di Vila Istana Bunga, Parompong, Bandung.

"Kita harus yakini itu karena kalau kita lihat, hasil survei sekarang itu sudah lewat. Alhamdulillah tapi tipis banget. Tugas kita semuanya agar itu jadi kemenangan yang tebal banget," ungkap Jokowi.

Jokowi dalam acara tersebut juga mengenalkan tiga kartu yang menjadi program kampanyenya. "Pertama KIP [Kartu Indonesia Pintar] Kuliah kita berikan ke anak-anak kita sudah lulus SMA atau SMK ingin melanjutkan kuliah tapi tidak punya biaya, siapa yang anaknya ingin panggil KIP kuliah? Semua minta," ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, KIP Kuliah itu adalah agar anak-anak yang ingin kuliah tapi tidak punya biaya kuliah dapat menemukan jalan keluar. "Kedua, kartu prakerja bagi mereka yang lulus SMA, SMK, SMP, universitas, akademi tapi belum mendapat kerja mendapat kartu pra-kerja agar dapat 'ditraining', diberi pelatihan di dalam dan luar negeri," jelas Jokowi.

Selama masa pelatihan tersebut, entah selama 6 bulan hingga 1 tahun pemilik Kartu Pra-Kerja mendapatkan insentif honor. "Ketiga, Kartu Sembako Murah. Ini yang senang pasti ibu-ibu, tapi ibu-ibu yang duitnya banyak tidak boleh pegang ini. Ini hanya diberikan kepada ibu-ibu yang memang kita seleksi khusus, tidak semua ibu-ibu dapat. Ini untuk apa? Untuk beli sembako, gula, beras, minyak dan lainnya akan dapat diskon tertentu baru kita hitung semuanya ini," ungkap Jokowi.

Terakhir, Jokowi minta para pendukungnya tidak lengah dalam berkampanye. "Saya lihat bapak ibu sudah tahu apa yang harus dilakukan waktu kita 40 hari lagi, jangan lengah, jangan terlalu percaya diri harus tetap kerja keras," tegas Jokowi.

Sumber : Antara