Berita Terpopuler: Tanjakan Maut di Jembatan Bunder Sragen

Sejumlah pelajar melintasi garis polisi di jalan menuju Jembatan Bunder, perbatasan Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, dan Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen, Jumat (8/3/2019). (Solopos - Moh. Khodiq Duhri)
09 Maret 2019 10:30 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Kamis (7/3/2019) jelang waktu Isya, Tarmin, 52, bersiap menyantap mi rebus kesukaannya. Sambil menunggu mi itu tak lagi panas, warga Dusun Bunder, RT 014, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen, itu melihat mobil pikap Suzuki Carry melewati depan rumahnya.

Mobil pikap itu menarik genset dengan ukuran hampir separuh dari ukuran Suzuki Carry itu. “Apa ya kuat nanti mobil itu lewat jalan menanjak setelah Jembatan Bunder,” guman Tarmin kala itu.

Mi sudah berada di sendok, belum sempat Tarmin menyantapnya, terdengar suara gaduh yang membuat istrinya panik bukan kepalang. “Suaranya keras sekali. Kami yakin itu suara mobil yang jatuh ke sungai. Istri saya terus menerus menyebut nama Allah sambil berteriak-teriak minta tolong kepada warga sekitar,” ujar Tarmin saat ditemui Solopos.com di lokasi, Jumat (8/3/2019).

Berita kisah Jembatan Bunder di Sragen menjadi populer di Solopos.com dalam 24 jam terakhir hingga Sabtu (9/3/2019). Selain kabar tersebut berikut daftar berita paling banyak diakses di Solopos.com:

Tanjakan Maut Di Jembatan Bunder Sragen

Bocah 11 Tahun Korban Laka Pikap Terjun ke Sungai di Sragen Ditemukan

Bantah Tudingan Jadi Buzzer Jokowi, Polri Buru Pemilik Akun @Opposite6890

IP Addressnya Muncul di Akun Buzzer Jokowi, Ini Klarifikasi Mabes Polri

Soloraya Banjir, Begini Kondisi Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Pembunuhan Di Mobil Jalur Cawas-Sukoharjo, Suyanti Jadi Tersangka

Warga Babadan Datangi Inspektorat Klaten Adukan Kejanggalan LPj Keuangan Desa