KPU Coret 174 WNA di DPT Pemilu 2019

Gambar e/KTP yang tertulis atas nama warga negara China di media sosial. (Twitter mpuanon)
08 Maret 2019 18:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mencoret 73 warga negara asing (WNA) yang menjadi pemilih pada Pemilu 2019. Secara keseluruhan sudah 174 pemilih sudah dibersihkan.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan bahwa penghapusan 73 WNA berdasarkan hasil laporan dari 11 KPU Provinsi. “73 WNA yang dicoret tersebar di 11 provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Tengah, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jogjakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dan berasal dari 25 negara,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (8/3/2019).

Viryan menjelaskan bahwa telah mengintruksikan seluruh KPU di daerah untuk terus melakukan penyisiran dan memberi laporan harian. Upaya ini sebagai bentuk proaktif selain menerima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan laporan KPU daerah.

“Apabila masih ditemukan, langsung dilakukan pencoretan. Selain itu, KPU juga membuka layanan pelaporan data WNA masuk DPT melalui WhatsApp Center 082123535232,” jelasnya.

Viryan menuturkan bahwa pelapor dapat menyampaikan data WNA beserta foto e-KTP. KPU akan menjaga kerahasiaan data WNA serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif memberi laporan apabila menemukan kejadian serupa. Posko dan layanan melalui pesan instan ini akan dibuka selama seminggu.

Sementara itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan 158 WNA yang masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT). Data ini masih akan ditelusuri lebih lanjut apakah sama dengan yang dimiliki Kemendagri sebelumnya atau bukan.

Berdasarkan wilayahnya, WNA masuk DPT yang ditemukan Bawaslu tersebar di Provinsi Bali sebanyak 36 orang, Banten 7, DI Yogyakarta 10, Jakarta, Bangka Belitung, Jambi, Sulawesi tengah, dan Lampung 1, Jawa Barat 29, Jawa Tengah 18, Jawa Timur 37, Kalimantan Barat 2, Nusa Tenggara Barat 6 orang, Sulawesi Utara 2, dan Sumatra Barat 6.

Sumber : Bisnis/JIBI